Konflik jadi PR Birokrasi

Konflik jadi PR Birokrasi

  Selasa, 23 February 2016 08:23
Cornelis

Berita Terkait

GUBERNUR Kalimantan Barat, Cornelis menyatakan tantangan dalam membenahi birokrasi atau sektor publik sangat besar. Permasalahan dan konflik saat ini menjadi pekerjaan rumah birokrasi.

“Untuk mengatasinya diperlukan pemimpin perubahan yang mempunyai kemampuan kepemimpinan adaftif dan daya inovatif yang tinggi,” kata Cornelis.Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menerapkan persyaratan yang harus dipenuhi pegawai negeri jajarannya untuk menduduki jabatan eselon tiga. Mereka harus memiliki kompetensi pada jabatan stuktural tersebut.

“Kompetensi ini diindikasikan dengan kemampuan pejabat struktural itu dalam tiga ranah,” ujar Cornelis.Cornelis menjelaskan tiga ranah tersebut yakni kemampuan menguasai bidang tugasnya secara teknis, mampu meneraokan kode etik dibidang tugasnya, dan dapat menunjukkan komitmen dalam pelaksanaannya. Kombinasi ketiganya ini yang membangun profesionalisme dalam pelaksanaan tugasnya.

“Terpenting, kapasitas kepemimpinan perubahan harus dimiliki,” katanya.Cornelis mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemimpin yang handal dan memenuhi syarat untuk menduduki jabatan eselon tiga. Salah satunya dengan menyelenggarakan pendidikan dan pelatikan kepemimpinan tingkat tiga. Dalam kegiatan ini diberikan standar kompetensi yang diperlukan untuk menjadi pimpinan taktikal.Kendati demikian, Cornelis menyadari tak sepenuhnya menjamin pegawai yang mengikutinya memiliki pengetahuan, keahlian, serta sikap yang memadai dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Tetapi paling tidak diklat yang diberikan bisa sebagai stimulus awal untuk merangsang mereka (pegawai negeri) sebagai aparatur pemerintah agar terus memperluas wawasan keilmuannya,” jelas Cornelis.Ia juga berharap pelaksanaan diklat dapat menjadi landasan mental dan menempa sikap perilaku mereka. “Kesadaran dan kemampuan dari dalam diri sendirilah yang menjadi kuncinya,” katanya. (uni)

Berita Terkait