Konflik Diesel dan The Rock

Konflik Diesel dan The Rock

  Sabtu, 13 Agustus 2016 10:45
TAK AKUR: Dwayne ”The Rock” Johnson dan Vin Diesel sedang tidak akur. Ketegangan itu berlangsung lama sejak produksi Fast 8 mulai. NET

Berita Terkait

LOS ANGELES – Pekan ini Fast 8, seri kedelapan film franchise sukses, The Fast and The Furious, telah menyelesaikan proses pengambilan gambar.

Kali pertama rilis pada Juni 2001, film itu memajang pemain nonbintang pada masa itu. Antara lain, Vin Diesel, Paul Walker, Michelle Rodriguez, dan Jordana Brewster. Dengan bujet hanya USD 38 juta (Rp497 miliar), film garapan sutradara Rob Cohen tersebut ternyata mampu mendulang pendapatan total worldwide USD 207,3 juta (Rp2,7 triliun). Produser pun tertarik membuat sekuelnya.

Saking lamanya usia film tersebut, kebersamaan para cast sudah seperti keluarga. Itu yang sering terlihat dan terucap dari para pemerannya. Tetapi, kabar terbaru yang berembus seperti mematahkan hal itu. Kabarnya, dua aktor utama film tersebut, Dwayne ”The Rock” Johnson dan Vin Diesel sedang tidak akur. ”Ketegangan itu berlangsung lama sejak produksi Fast 8 mulai,” bongkar seorang sumber kepada People.

What? Apa pemicunya? Pada Senin (8/8) Johnson menulis di Instagram-nya tentang pengalaman syuting Fast 8 dengan kru yang kerja kerasnya luar biasa dan lawan main perempuan yang menakjubkan. Sementara itu, cerita berbeda untuk lawan main laki-laki. ”Sebagian benar-benar profesional, namun ada juga yang tidak,” tulisnya.

Johnson menggunakan diksi yang agak kasar dengan menyebut pengecut dan penakut. Bahkan, aktor yang sebelumnya merupakan pegulat profesional WWE tersebut menuturkan, ”Saat menonton film ini April mendatang dan di beberapa scene, saya terlihat tidak sedang berakting, melainkan darah benar-benar mendidih, ya… Anda benar,” ujarnya mengisyaratkan bahwa dirinya menyimpan kemarahan kepada seseorang yang menjadi lawan mainnya.

Wew, publik pun bertanya siapa yang dimaksud Johnson? Perkiraan mengarah kepada Diesel yang bukan hanya pemeran utama, tetapi juga salah seorang produser di film yang akan rilis pada 14 April itu.

Seorang sumber dari lokasi syuting mengungkapkan, Diesel yang memerankan karakter Dominic Toretto kerap bertindak bak diva. ”Dia datang terlambat, membuat orang menunggu dan kurang menghargai orang-orang di lokasi syuting. Hal tersebut membuat Johnson kehilangan kesabaran,” ucapnya kepada The New York Post.

Namun, ada pula cerita lain yang menyatakan bahwa Johnson juga kerap membuat Diesel bad mood. ”Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan The Rock. Dia selalu terlambat dan itu menunda produksi kami. Vin tidak tahan lagi,” kata sumber yang dikutip People. Nah lho, yang mana yang benar?

Pada Selasa (9/8), Diesel dan Johnson dikabarkan melakukan pertemuan secara khusus di Atlanta untuk membicarakan ketegangan mereka. Belum diketahui secara pasti hasil dari pertemuan tersebut.

Sementara itu, Tyrese Gibson, pemain lainnya, berkomentar mengenai Johnson. ”Selama bekerja dengannya, DJ adalah seorang yang rendah hati dan sangat profesional. Ditambah lagi, kita semua saudara,” ungkap pemeran karakter Roman Pearce tersebut sebagaimana dilansir Daily Mail. Dia menjelaskan, Johnson seharusnya tidak menggeneralisasi lawan main prianya. Dia berharap Johnson menyebut nama dan menyelesaikan masalah.

Selanjutnya, pada Rabu (10/8) Johnson kembali mengunggah video disertai tulisan seperti ingin menjelaskan drama di lokasi syuting. ”Saya percaya pada usaha tim. Itu artinya respek kepada setiap orang, menghargai waktu mereka. Dan, sebagaimana tim lain, sebuah keluarga, konflik adalah hal biasa,” tuturnya.

Bagi Johnson, konflik bisa menjadi hal yang baik apabila diikuti dengan solusi yang tepat. Terlepas dari konflik, dia dan seluruh cast bertekad menyuguhkan film terbaik untuk semua yang sudah menantikan karya tersebut. Anyway, semoga Diesel dan Johnson lekas berbaikan dan tetap menjadi keluarga. (nor/c20/ayi)

Berita Terkait