Kondisi Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie yang Dirawat di Jerman

Kondisi Mantan Presiden Indonesia BJ Habibie yang Dirawat di Jerman

  Senin, 12 March 2018 11:00
LEBIH SEGAR: BJ Habibie bersama menantu Widya Thareq dan cucu Felicia Thareq di Munchen, Jerman. Kondisi mantan presiden Indonesia itu kini lebih segar. THE HABIBIE CENTER

Berita Terkait

Makin Sehat, Bisa Makan Siang di Luar RS

Kondisi Presiden Ke-3 RI B.J. Habibie terus membaik. Untuk kali pertama sejak diopname pada 27 Februari lalu, Habibie diperkenankan makan siang di luar rumah sakit Sabtu (10/3). 

-----

The Habibie Center merilis foto Habibie bersama menantu Widya Thareq dan cucu Felicia Thareq sambil memegang surat kabar lokal Starnberger Merkur. Wajah Habibie tampak lebih segar dan ceria.

”Alhamdulillah. Berkat doa dari presiden dan seluruh rakyat Indonesia, Bapak B.J. Habibie diizinkan tim dokter Jerman untuk makan siang di luar RS didampingi anak, menantu, dan cucu tercinta,” kata Widya Thareq melalui keterangan resmi yang dirilis The Habibie Center kemarin (11/3). Jumat (9/3) Habibie juga antusias menyambut kedatangan Dubes RI di Kiev Yuddy Chrisnandi. Yuddy bercerita, saat berkunjung, dirinya dan Habibie mengobrol cukup lama. Banyak hal yang dibicarakan sampai tak terasa pembicaraan berlangsung hingga hampir dua jam.

”Sambil ngobrol, beberapa kali petugas medis memeriksa beliau. Tapi, mengobrolnya tidak terganggu. Kalau tidak distop untuk permisi dan mempersilakan beliau istirahat, beliau masih antusias untuk berbincang,” kata Yuddy saat dihubungi kemarin. Yuddy menyatakan, belakangan Habibie juga sudah banyak beraktivitas. Tidak melulu istirahat di dalam kamarnya di lantai 2. Setiap hari Habibie sarapan di ruang makan lantai 1. Dia juga cukup sering menerima tamu-tamu yang datang membesuk. Mulai dokter kepresidenan, mantan Dubes di Berlin Fauzi Bowo, hingga staf diplomat KBRI dan KJRI di Jerman. 

”Beliau sama sekali tidak tampak sakit. Sangat antusias menyambut tamu-tamunya. Ngobrol dengan riang,” tambah Yuddy. Berdasar informasi, setidaknya diperlukan waktu sebulan ke depan untuk memulihkan kondisi kesehatan Habibie. Dalam perbincangannya dengan Yuddy, Habibie juga menyampaikan terima kasih kepada semuanya yang telah memberikan perhatian dan doa untuk kesembuhannya. ”Saat ini beliau ditemani putra-putra dan keluarganya, para pengawal (Paspampres), dan tim dokter kepresidenan. Juga, staf diplomat RI di Jerman,” terang Yuddy.

Kondisi Habibie memang jauh membaik ketimbang saat dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sesak napas akhir Februari lalu. Presiden Joko Widodo lalu mengutus Prof dr Lukman Hakim Makmun SpPD KKV(K), salah seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari tim dokter kepresidenan, untuk berangkat ke Jerman mendampingi Habibie selama menjalani perawatan medis.

Setelah dilakukan beberapa tindakan di klinik Starnberg, tim dokter mendiagnosis terdapat kelainan pada katup jantung dengan derajat ringan. Dengan kondisi tersebut, Habibie belum memerlukan tindakan medis yang invasif. Ketua Dokter Kepresidenan RI Azis Rani mengatakan bahwa saat ini Habibie hanya perlu mendapat perawatan intensif. ”Perawatan dengan obat-obatan diberikan secara intensif dan berkelanjutan dengan memantau keluhan sesak yang berangsung-angsur hilang,” ujar Azis.

Tim dokter juga melaporkan keadaan umum dan pernapasan saat ini sudah lebih baik, tidak ada kegawatan, gangguan gizi, dan gangguan lainnya. Habibie direncanakan masih melanjutkan perawatan dalam beberapa hari ke depan. (and/c10/oki)

 

Berita Terkait