Kondisi Cuaca Masih Normal

Kondisi Cuaca Masih Normal

  Kamis, 25 February 2016 08:18
Kamal

Berita Terkait

SUKADANA – Kepala Pos Badan SAR Nasional (Basarnas) Ketapang Kamel memastikan jika kondisi cuaca di Kabupaten Kayong Utara masih dalam status normal. Meski demikian, dia juga memastikan jika mereka tetap terus meningkatkan kewaspadaa.

Sejauh ini, Kamel memastikan jika mereka terus meningkatkan kewaspadaan untuk menanggulangi kemungkinan bencana banjir, puting beliung, serta tanah longsong di wilayahnya. Mereka bahkan langsung menanggapi Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis yang telah menerbitkan tentang status siaga darurat penanganan bencana, yang diberlakukan 7 Desember 2015 hingga 30 April 2016 mendatang.

“Kita tentunya menggapi status siaga yang diterbitkan oleh Gubernur, tentunya akan selalu siap, dan terus menigkatkan kewaspadaan sewaktu-waktu jika terjadinya bencana, baik itu yang disebebkan oleh banjir, tanah longsor, maupun puting beliung,” terangnya saat dihubungi melalui telefon gengamnya, Selasa (23/2) kemarin. Namun, sambung dia, untuk kawasan Kayong Utara maupun Ketapang sampai saat ini masih dalam status normal. Hanya saja, dia tak memungkiri jika di Suadana sempat terjadi angin cukup kecang, sehingga menimbulkan ombak yang tinggi. Akibatnya, dia menambahkan, jalur transportasi air sempat mengalami penundaan keberangkatan.

“Walau belum begitu parah, tentunya kita tetap meningkatkan kewaspadaan. Dan selalu siap untuk melakukan evakuasi jika memang terjadinya bencana, yang memang akhir-akhir ini cuaca yang silih berganti begitu cepat, sehingga kita memang harus tetap waspada. Sementara itu, berdasarkan informasi yang kita himpun, untuk Kayong Utara dan Ketapang masih dalam tahap normal,” terang Kamel.

Selain itu, terkait hal ini, sebagai kepala Pos SAR Ketapang, dia berpesan kepada masyarakat yang memang sehari-hari beraktivitas di jalur air, agar dapat meningkatkan kewaspadaan mereka dalam berkerja. Dan hal ini pun, menurut dia, bukan hanya untuk mereka yang berkerja di jalur air saja, melainkan untuk seluruh masyarakat, baik di darat maupun air.“Paling tidak kita dapat meningkatakan kewaspadaan dalam berkerja. Untuk yang nelayan dan bekerja di bidang transportasi air, sebaikanya dapat menyiapkan lap jaketnya, sebagai bentuk kewaspadaan jika terjadinya sesuatu saat berada dalam perjalanan,” tutupnya. (dan)

 

Berita Terkait