Klik ayodonor.pmi.or.id, Stok Darah akan Muncul

Klik ayodonor.pmi.or.id, Stok Darah akan Muncul

  Sabtu, 2 April 2016 10:03
DONOR: Wakil Ketua PMI Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono sedang mendonor darah. ISTIMEWA

Berita Terkait

SEKRETARIS PMI Kota Pontianak Lusi Nuryanti mengatakan, aplikasi ini merupakan bentuk transparansi PMI kepada masyarakat. Dalam aplikasi Sistem Informasi Donor Darah (Simdodar) tersebut, kata dia, stoknya akan diperbaharui setiap satu jam sekali secara otomatis. Sehingga, masyarakat bisa mengetahui stok darah, tanpa harus datang ke PMI.

“Informasi stok darah lengkap di aplikasi itu. Masyarakat tinggal klik ayodonor.pmi.or.id, pilih golongan darah yang dicari, dan pilih provinsi. Setelah itu, akan muncul stoknya,” kata Lusi, Kamis (31/3).

Aplikasi itu juga, terang Lusi, sebagai komitmen nyata PMI dalam melayani masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan darah. Dia juga mengajak masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela setiap 75 hari sekali, agar stok PMI cukup.“Dalam satu hari, UTD PMI melayani sekitar 150 permintaan kantong darah,” ungkapnya.

Saat ini, dalam satu bulan, PMI Pontianak mampu menyediakan rata-rata 2.000 kantong darah. Sebanyak 75 persen dari pendonor sukarela, sementara 25 persennya, masih pengganti.

“Artinya, orang yang donorkan darahnya, untuk pasien yang dikenal. Kalau stoknya kurang, yuk ajak teman saudara ke PMI, sodorkan lengan, donor darah bisa jadi media check up kesehatan gratis,” ajak Lusi.

Dalam aplikasi juga terang Lusi, setiap kali ada yang mendonor, akan mendapatkan pesan singkat berupa ucapa terima kasih. Apabila pendonor ada ID nasional, kemudian donor darahnya di luar kota Pontianak, akan langsung terdata secara nasional. “Aplikasi itu juga bisa bisa menerima menyampaikan saran dan masukan untuk peningkatan layanan PMI melalui sms ke Simdodar,” jelasnya.

Lusi juga mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah. Di berharap, PMI bisa memberikan pelayanan terbaik. “Target kedepan mendorong agar stock darah selalu tercukupi dengan meningkatkan jumlah pendonor darah sukarela.  Wakil Wali Kota saja pendonor darah sukarela. Pimpinan saja donor,” ajaknya.

Wakil Ketua PMI Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, PMI Pontianak tengah membuat sistem aplikasi data pendonor. Hal ini, untuk memberikan pelayanan yang prima dan data stock darah serta data pendonor yang akurat.

Wakil Wali Kota Pontianak ini juga mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah secara rutin.  “Saya tiga bulan sekali juga rutin donor darah,” ajaknya. (gus)

Berita Terkait