KLH Sediakan Lab buat Mahasiswa Polnep

KLH Sediakan Lab buat Mahasiswa Polnep

  Sabtu, 21 May 2016 09:19

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Komitmen dan keseriusan pemerintah daerah Kapuas Hulu mendukung kegiatan perkuliahan kelas Putussibau atas kerja sama Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dengan Pemda Kapuas Hulu, tidak diragukan lagi. Setelah menyiapkan kampus dengan memanfaatkan gedung SKB, pemerintah setempat juga menyiapkan Laboratorium Mikrobiologi di Kantor Lingkungan Hidup (KLH) untuk para mahasiswa.

Laboratorium ini merupakan milik KLH. Keberadaannya tak sekadar mendukung upaya pelestarian lingkungan, tapi instansi ini juga turut menujang di bidang pendidikan. Dukungan tersebut bahkan dipertegas mereka melalui nota kesepahaman (MoU) KLH dengan Polnep yang ada di Putussibau. Dengan adanya laboratorium ini, mahasiswa dipastikan mereka bisa praktik di laboratorium itu.

"MoU kami terkait penggunaan Laboratorium Mikrobiologi KLH untuk mahasiswa Polnep melakukan praktik," kata Dini Ardianto, kepala KLH Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (20/5) di Putussibau.

Dia menjelaskan, porsi SKPD sebagai bagian dari Pemda tidak mesti terpaku pada satu koridor bidang kerja saja. Misalnya, dijelaskan dia, KLH, tak semata hanya di lingkungan hidup saja. Menurutnya, mereka juga bisa mendukung kegiatan pendidikan di Bumi Uncak Kapuas ini.

Dia mengatakan, sebagai bagian dari Pemda, KLH bisa mendukung sarana pendidikan yang terbatas di Polnep. Karenanya, tutur dia lagi, KLH pun meminjamkan laboratorium untuk mahasiswa Polnep praktik selama setahun. Dini mengatakan, jadwal tetap mahasiswa Polnep melaksanakan praktik di laboratorium mereka adalah Jumat dan Sabtu. Pada jadwal itu, menurutnya, ada tiga kelas yang memanfaatkan laboratorium milik KLH.

Untuk membimbing mahasiswa Polnep, Dini mengaku tidak hanya menyediakan laboratorium, tetapi juga menyediakan petugas laboratorium  yang memberikan penjelasan. Dia mengatakan, dulu KLH bersama Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kapuas Hulu, berhasil mengembangkan inokulan untuk gaharu dengan fasilitas yang mereka miliki ini. “Semoga inokulan itu bisa dikembangkan lebih baik oleh mahasiswa Polnep di Putussibau,” harapnya.

Dini mengakui jika Lab Mikrobiologi milik satuan kerjanya masih terbatas pada peralatan uji lab. Dia berharap agar ke depan, peralatan mereka bisa dilengkapi oleh pemerintah setempat. "Jujur kami merasa bangga, selain untuk kami, lab tersebut bisa untuk pendidikan masyarakat. Nanti untuk melengkapi alat lab, kami akan usulkan alat tambahan, semoga terakomodir sesuai anggaran," harap Dini.(aan)

 

Berita Terkait