Klaim sebagai Musala Termegah se-Kubu Raya

Klaim sebagai Musala Termegah se-Kubu Raya

  Minggu, 26 June 2016 10:36
DIRESMIKAN: Camat Sungai Kakap Budiono saat memberika sambutan sekaligus meresmikan Musala Baiturrahim di Komplek Alam Damai Indah 1, Jumat (24/6) malam. IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Camat Sungai Kakap Budiono meresmikan Musala Baiturrahim di Komplek Alam Damai Indah 1, RT 56/RW 9, Jalan Perdamaian, Desa Pal 9, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (24/6) malam. Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan perayaan Nuzulul Quran Ramadan 1437 Hijriah, dengan menghadirkan Ustaz H Muhammad Yunus selaku penceramah. 

ACARA dimulai usai pelaksanaan salat tarawih bersama, sekitar pukul 20.15 WIB. Selain dihadiri Camat, hadir pula pejabat perangkat desa lainnya seperti Kepala Desa, Ketua RT, pengurus musala, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Camat Sungai Kakap, Budiono, dalam sambutannya mengaku sangat terkesan dengan pembangunan musala yang terbilang megah ini. Apalagi seluruh dana pembangunannya, diakui dia, murni swadaya masyarakat setempat. “Ini menjadi kabar gembira, untuk ukuran musala mungkin ini yang termegah se-Kabupaten Kubu Raya, ada AC-nya, semuanya cantik,” puji Budiono.

Dia berharap jemaah dan warga sekitar bisa terus beramai-ramai memakmurkan musala yang telah dibangun ini. Dia mengungkapkan bagaimana ini semua bisa terwujud sebagai bukti rasa persatuan dan gotong royong yang tinggi dari seluruh warga. Dia pun merasa sangat gembira bisa berkesempatan hadir, di mana selain meresmikan, juga dapat mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

“Semoga para jemaah selalu memenuhi musala yang indah ini. Dengan mengucap bismillah, saya nyatakan mushala ini diresmikan untuk umat muslim yang ada di sekitar dan di manapun berada,” ucapnya.

Usai memberi sambutan, para tamu yang hadir mendapat tausiah dari Ustaz H Muhammad Yunus. “Baiturahhim itu artinya tempat berkasih sayang dan tempat-tempat yang indah,” katanya. 

Sesuai dengan tema memperingati malam Nuzulul Quran, Yunus sedikit memberikan pemahaman tentang lahirnya Alquran sebagai petunjuk bagi umat manusia. Dia juga memaparkan enam poin penting yang terkandung dalam Alquran. “Alquran sebagai petunjuk, jika kita menghadapi masalah apapun maka bacalah Alquran. Alquran merupakan mukjizat terbesar yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW,” paparnya. 

Ketua Pembangunan Musala, Urai Edi Suryadi, berharap dengan diresmikannya musala yang telah dibangun sejak dua tahun lalu ini, kegiatan ibadah warga sekitar tambah ramai. Keberkahan yang diharapkan dengan adanya kekompakan sesama warga. “Sesuai dengan nama komplek ini, harus damai dan indah,” harapnya. 

Musyawarah dinilai penting, hingga seluruh warga mau berpartisipasi membangun musala dengan biaya mencapai Rp400 jutaan. Ke depan, agar musala ini bisa terus ramai dan semakin makmur, diungkapkan dia bahwa berbagai program telah disiapkan oleh pengurus. Di antaranya, disebutkan dia, akan membangun Taman Pendidikan Alquran (TPA) untuk anak-anak sekitar bahkan luar kompleks. 

“Selain TPA mungkin kami akan juga adakan berbagai perlombaan yang bertepatan dengan hari-hari besar islam, intinya bagaimana agar mushala ini bisa berkembang dan semakin ramai,” pungkasnya. (bar)

 

Berita Terkait