Kista Harus Dioperasi?

Kista Harus Dioperasi?

  Minggu, 13 March 2016 08:17

Berita Terkait

KONSULTASI KANDUNGAN

Tanya

Dok,  beberapa bulan lalu saya pernah memeriksakan diri saya ke dokter dan dikatakan saya menderita kista dan belum perlu dioperasi. Kemudian saya  diminta untuk kontrol kembali sebulan kemudian untuk evaluasi besarnya kista. Yang ingin saya tanyakan apakah setiap kista pada wanita harus dioperasi? Terima kasih.

Jawab:

Terimakasih atas pertanyaannya. Kista ovarium (indung telur) pada seorang wanita dapat bersifat simpel dan komplek. Untuk jenis kista yang simpel umumnya dari USG ukurannya 5 - 10 cm, tidak terdapat gambaran kista yang abnormal dan juga tidak disertai penumpukan cairan dirongga perut (ascites). Jenis kista yang simpel misalnya kista folikel. Penanganan kista yang bersifat simpel umumnya dengan evaluasi pembesaran kista setiap 3 bulan. Jika kista tidak bertambah besar dan ukuran kurang dari 5 cm, maka tidak perlu dilakukan tindakan operatif. 

Sedangkan jenis kista yang bersifat komplek dari gambaran USG ukurannya bisa  5-10 cm atau lebih dari 10 cm dan disertai gambaran kista yang abnormal, dan bisa  disertai penumpukan cairan dirongga perut (ascites),  dan umumnya bertambah besar dalam waktu yang relatif singkat. Jika ditemukan jenis kista ovarium seperti ini maka dapat dicurigai kemungkinan keganasan pada kista ovarium atau lebih dikenal sebagai kanker ovarium. Disamping itu dapat ditunjang dengan pemeriksaan tumor marker untuk kista ovarium misalnya Ca-125. Jika ditemukan kemungkinan keganasan pada kista ovarium maka tindakan operatif adalah langkah yang paling tepat, kemudian dilanjutkan dengan tindakan kemoradiasi.

Adanya kista pada ovarium (indung telur) pasti menimbulkan kekhawatiran pada setiap perempuan.  Oleh karena kista ovarium ganas (kanker ovarium) merupakan salah satu penyebab kematian terbesar pada perempuan di dunia sehingga disebut sebagai silent lady killer, karena 95% penderita kanker ovarium tidak memiliki gejala yang khas.  Keluhan tidak nyaman di daerah perut atau gangguan pencernaan, haid yang tidak teratur dan perut yang membesar merupakan indikasi awal seorang perempuan untuk memeriksakan dirinya. Deteksi dini merupakan langkah  terbaik untuk mengurangi progresifitas penyakit pada ovarium. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat, terima kasih. (*)

Berita Terkait