The Kings & The Queens

The Kings & The Queens

  Minggu, 24 April 2016 11:13

Berita Terkait

Sekarang anak kelas XII SMA sudah bisa bernafas lega. Setelah melewati masa menegangkan ujian sekolah awal April lalu, beberapa sekolah mengadakan acara perpisahan seperti Prom Night. Kegiatan yang diadopsi dari budaya Barat ini cukup eksis dan sudah menjadi tradisi bagi beberapa sekolah di Indonesia. Prom Night  biasanya berisi serangkaian acara yang dimeriahkan dengan berbagai penampilan, pesta dansa, dan pemilihan King and Queen Prom Night. Nah, ngomongin soal King and Queen Prom Night, tim Z sudah mengumpulkan beberapa King and Queen dari sekolah yang ada di Pontianak, nih. Kira-kira apa ya pendapat mereka tentang Prom Night? Kenapa mereka bisa terpilih menjadi King and Queen tahun ini?

By: Diera Grandistasya

The Kings Said….

Hampir semuanya sepakat bahwa Prom Night adalah acara perpisahan yang berisi ajang menunjukkan performa terbaik. Jadi nggak heran kalau yang biasanya berpenampilan acak-acakkan mendadak menjadi rapi dan cakep kayak Zaki dan Sandra. Zaki adalah Prom King dari sekolah SMAN 1 Pontianak sedangkan Sandra Prom King-nya SMAN 10 Pontianak. 

Prom King adalah gelar atau penghargaan yang diberikan untuk seorang siswa cowok yang dipilih oleh lingkungannya karena alasan tertentu. Berbeda dari versi Prom King di negara-negara Barat yang dipilih berdasarkan kemahiran dalam berdansa, pemilihan Prom King disini dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Seperti memiliki wajah yang good looking, mengenakan pakaian yang rapi seperti Zaki ataupun punya  style yang unik atau sosok yang dinilai paling “gokil” ketika acara seperti Sandra.

Zaki dan Sandra dipilih berdasarkan voting. Ketika ditanya mengenai perasaan mendapatkan gelar Prom King keduanya mengaku tidak menyangka. Bagi mereka mendapatkan gelar The King adalah suatu kehormatan dan kebahagiaan kecil. Seru-seruan bareng teman seangkatan sambil mengenang masa SMA yang akan berakhir ditambah menjadi The King dalam Prom Night adalah pengalaman pertama yang tak terlupakan untuk Zaki dan Sandra.

The Queens Said….

Mendekati hari Prom Night, Fitri Aulia Rachman mengaku mempersiapkan semuanya dengan matang. Baik gaun, sepatu, tas dan juga make up sudah di prepare Prom Queen dari SMAN 1 Pontianak ini jauh-jauh hari. Berbeda dari Fitri, Jessa justru tidak terlalu serius mempersiapkan penampilannya. Bahkan Prom Queen asal SMAN 10 Pontianak ini dipaksa ikut oleh temannya. Iseng-iseng berhadiah Jessa justru malah terpilih menjadi Prom Queen pada malam itu. Kalau Prom King adalah gelar buat cowok yang dipilih karena suatu alasan tertentu. Nah, untuk gelar buat ceweknya dikenal dengan istilah Prom Queen.

Bagi mereka  menjadi Prom Queen-nya(Ratu Prom) di sekolah hanyalah simbolis atau bisa dibilang sebagai penghargaan pada malam itu. Untuk kriteria pemilihannya sendiri ketiganya mengaku tidak tahu mengenai apa yang dinilai dari panitia dan peserta Prom Night. Semua dilakukan secara sportif dengan voting, jadi peserta yang  masuk nominasi tidak tahu menahu soal kenapa mereka masuk dalam nominasi Queen. Yang membedakan Prom Night ala sekolah di Pontianak dengan Prom Night di Barat adalah tidak adanya acara pesta dansa. Jadi, Prom Night disini lebih cenderung pada pembagian penghargaan untuk murid berprestasi dari tiap kelas dan jurusan, nonton video angkatan, dan penampilan menyanyi dari teman-teman sekolah. Beberapa kegiatan itulah menjadi pengalaman paling berkesan untuk Fitri dan Jessa.**

Berita Terkait