Kimmy Jayanti; Rasakan Ditolak karena Gelap

Kimmy Jayanti; Rasakan Ditolak karena Gelap

  Minggu, 10 January 2016 09:01
BIDANG BARU: Kimmy Jayanti bersama para murid Kimmy Jayanti School.

Kebanyakan model berkulit putih dan berambut panjang lurus. Kimmy Jayanti berbeda. Rambut pendek dan kulit eksotis menjadi senjatanya. Perjalanan panjang kini mengantarkan dia sebagai salah satu bintang runway papan atas tanah air.

 

SUDAH 11 tahun perempuan yang biasa disapa Kimchi tersebut menjadi model. Tak terhitung jumlah show designer dan brand ternama lokal maupun internasional yang pernah dia peragakan. Begitu pun para fotografer yang menyewanya sebagai model.

Padahal, orang tuanya dulu melarang dia menekuni profesi itu. ’’Orang tuaku, terutama ibu, mengira dunia model penuh dengan hal-hal yang negatif. Begini begitu lah,’’ katanya saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Namun, cita-cita menjadi model tak juga surut. Sejak remaja, Kimchi yang memiliki tinggi 178 cm merasa bahwa model adalah jalur hidupnya. ’’Saya yakinkan orang tua kalau saya tidak akan menjadi anak yang akan menjelekkan nama baik mereka. Saya nggak akan bertingkah konyol lah,’’ ujar perempuan berumur 24 tahun itu.

Restu ayah ibu akhirnya dikantongi. Kimchi yang sudah ikut berbagai kompetisi fashion dan pemotretan di kota asalnya, Medan, sejak usia 13 tahun akhirnya berangkat ke Jakarta. Saat itu, umurnya 16 tahun. Dia bergabung dengan agensi model LOOK.inc. Sebelum mulai menerima tawaran kerja, dia ditempa keras. Menjadi top model, menurut dia, bukan asal cantik.

’’Waktu zaman saya, latihannya berdiri tegak dengan membawa buku di kepala. Jalan salah sedikit saja langsung desshh… (ditegur keras). Jalan harus dengan kaki kanan terlebih dulu,’’ kenangnya.

Perempuan berdarah campuran India dan Tionghoa tersebut membandingkan dengan beberapa model baru saat ini. ’’Sekarang itu pokoknya kelihatan cantik, tinggi, dan mau dibayar murah langsung aja diminta jalan ke catwalk. Pas saya perhatikan jalannya, kok ada yang salah ya,’’ tuturnya.

Sebelum meraih sukses, harapan menjadi model nyaris kandas. Meski sudah berlatih keras, penampilan fisik Kimchi dianggap kurang menjual. ’’Fotografer, majalah, iklan, desainer banyak pokoknya yang nggak mau menerima saya sebagai modelnya. Kata mereka, bentukan (fisik, Red) saya kulit gelap. Nggak ada yang mau,’’ ujarnya.

Namun, Kimchi pantang putus asa. Dia tidak tergoda menggunakan obat-obatan hanya demi mendapatkan warna kulit putih. Baginya, model dengan kriteria tinggi, langsing, putih, dan rambut yang tergerai panjang sudah sangat biasa.

Dia ingin menciptakan brand image baru sebagai model yang mempunyai ciri khas. Pantang mengikuti arus, Kimchi malah memotong rambutnya yang saat itu panjang menjadi cepak.

Pilihan itu berisiko. Buktinya, dengan penampilannya yang baru tersebut, nasibnya juga tak ikut berubah. Dia masih sering ditolak ikut show. Termasuk ditolak menjadi model kebaya desainer Anne Avantie. ’’Alasannya kali ini karena rambut. Bunda Anne bilang, rambutku terlalu pendek untuk menjadi model kebaya. Kan kebaya modelnya disanggul. Rambutku nggak bisa disanggul,’’ ceritanya.

Presenter program iLook tersebut terus meyakinkan Anne bahwa model kebaya tidak harus memiliki rambut yang dapat disanggul. ’’Bunda Anne kemudian kasih satu kesempatan. Saya lalu membangun karakter seorang perempuan dengan busana kebaya. Saya masukkan karakter itu ke dalam diri, lalu dibawa ke catwalk,’’ terangnya.

Menurut Kimchi, menjadi model itu sama dengan main teater. Harus ada penjiwaannya dengan busana yang kita tampilkan. Hasilnya luar biasa. ’’Sejak saat itu, Bunda Anne tidak pernah melewatkan saya kalau ada fashion show. Selalu ada Kimchi di setiap acaranya,’’ kata perempuan yang belakangan akun Instagram-nya banyak diisi foto dirinya saat berada di AS itu.

Selanjutnya, karir Kimchi makin terang. Hampir seluruh runway pekan mode besar tanah air pernah diisi. Karisma seorang diva membuatnya meraih banyak prestasi fashion. Pada 2010, dia dinobatkan sebagai Model of the Year oleh majalah fashion Elle Magazine. Di tahun yang sama, dia juga terpilih sebagai ikon Fashion TV Indonesia hingga saat ini.

Dengan pencapaiannya itu, Kimchi belum mau menyebut dirinya sukses. ’’Sukses atau nggak itu pelabelan. Sekarang honorku sekali jalan di catwalk minim Rp 15 juta dan sudah memakai berbagai rancangan busana internasional. Menurut kalian, itu sukses nggak?’’ ujarnya. (dod/c19/ayi)