Kian Move On Dari El Pipita

Kian Move On Dari El Pipita

  Senin, 19 September 2016 09:46

Berita Terkait

NAPOLI – Hilang sudah seruan-seruan Napoletano yang mengelu-elukan nama Gonzalo Higuain sebagai hero. Kepergian Higuain ke Juventus musim panas lalu tak lagi ditangisi. Napoli menunjukkan sudah move on atas histeria hengkangnya El Pipita, julukan Higuain. Malah kepergian Higuain dijadikan cambuk buat meraih scudetto musim ini. 

Kemarin (18/9) di Stadion Sao Paolo, Partenopei, julukan Napoli, menang 3-1 atas tamunya Bologna. Kemenangan ini untuk sementara membuat Marek Hamsik dkk bertahta di puncak klasemen Serie A. Pada laga kemarin Jose Callejon membuka keran gol Napoli pada menit-14. Ini adalah gol kelima mantan pemain Real Madrid tersebut musim ini. Dua gol Napoli lain dikontribusikan oleh Arkadiusz Milik (67', 78'). Sedang Bologna membalas melalui Simone Verdi (56'). 

Allenatore Napoli Maurizio Sarri dalam wawancara dengan Sky Sport kemarin (18/9) mengatakan berjuang mengkoleksi sebanyak mungkin kemenangan. Sarri juga ogah besar kepala seandainya Napoli disebut-sebut menjadi pesaing kuat Juventus berebut scudetto musim ini. “Gap ekonomi antara Juventus dengan klub-klub lain di Italia sungguh lebar. Dominasi Juventus di Serie A mirip apa yang dilakukan Bayern Muenchen di Bundesliga, Paris-Saint German (PSG) di Ligue 1, serta Real Madrid dan Barcelona di La Liga,” ucap pria berusia 57 tahun itu. 

Sarri memilih untuk mawas diri dalam berkomentar. Mantan pelatih Empoli itu masih ingat bagaimana musim lalu perjalanan Napoli menuju scudetto terpeleset di 14 giornata terakhir. Pada paruh musim pertama atau 19 giornata, Napoli cuma kalah dua kali. Sementara di paruh musim kedua statistik kekalahannya berlipat dua kali alias dalam 19 laga Napoli kalah empat kali. 

“Inkonsistensi tim masih menjadi hal yang kami kurangi. Pertahanan kami juga kadang mengendor menghadapi situasi-situasi dimana kami unggul,” kata Sarri lagi.  Soal pemain debutan Napoli musim ini, Arkadiusz Milik yang di musim pertamanya langsung membuat empat gol dalam empat laga, Sarri memberikan pujian. 

Meski pemain 22 tahun itu tak mumpuni dalam dribbling juga adu kecepatan, namun dengan postur besarnya Milik kuat dalam melindungi bola. Milik juga punya kelebihan lain, membuka ruang gerak bagi pemain lain untuk bergerak. Napoli tampil agresif pada laga lawan Bologna kemarin. Dalam 90 menit, kolektor dua kali scudetto tersebut membuat 20 tembakan. Sepuluh melenceng, sepuluh menyasar ke arah gawang. 

Bologna membuat enam tembakan ke gawang Napoli yang dijaga Pepe Reina kemarin. Dari enam peluang, tiga diantaranya on target. Tampil sebagai tuan rumah, Napoli unggul penguasaan bola sampai 58 persen atas Bologna. Sedang Jose Callejon yang menatahkan dirinya sebagai pemain terproduktif buat Napoli mengatakan laga kemarin cukup sulit. Sebab Rabu (14/9) lalu, Napoli menjalani laga tandang ke Kiev buat bertemu Dynamo Kyiv di matchday pertama Liga Champions. 

“Yang saya lakukan adalah bekerja keras bagi tim. Kemudian jika ada gol yang lahir dari saya hasil itu sungguh fantastik,” ujar pemain 29 tahun tersebut.     Callejon mengatakan Bologna yang memberikan kekalahan kepada Napoli musim lalu bukan tim sembarangan. Namun di babak kedua, Napoli tampil lebih baik dan menanmbah dua gol. (dra)

 

Berita Terkait