Khitanan Massal HUT Apersi

Khitanan Massal HUT Apersi

  Minggu, 22 November 2015 10:31
HARYADI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK-- Panitia HUT Apersi ke-17 di Kalbar sukses menggelar kegiatan sosial sunatan massal di Rumah Sakit Untan,  Sabtu (21/11). Ratusan anak antusias mengikuti sunatan gratis ini, orang tua mereka bahagia karena dipermudah jalani syariat Islam.

Mulai jam 08.00 pagi, orang tua membawa anaknya berbondong-bondong datang ke RS Untan. Saking ramainya peserta yang mendaftar sampai hari pelaksanaan kemarin, membuat target awal 100 anak terlewati. "Banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan seperti ini, kami senang bisa membantu," ujar Ketua DPD Apersi Kalbar Ramadan Djunaidi.

Dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan banyak terima kasih kepada Ikatan Dokter Indonesia Kalbar, Persatuan Dokter Umum Indonesia Kalbar, Dinas Kesehatan Kota dan Dinkes Provinsi Kalbar serta pihak lainnya yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini. Dia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang.

Dia juga mengajak para orang tua yang mengantar anak mereka mengikuti sunatan massal itu agar bisa menghadiri acara puncak Jalan Sehat Keluaraga Bahagaia Apersi-Pontianak Post, Minggu (22/11) hari ini. "Selain juga masyarakat lain yang berada di Pontianak dan sekitarnya agar berkesempatan mendapat hadiah-hadiah yang sudah kami siapkan," terangnya.

Salah satu orang tua, Astuti yang mengantar cucunya merasa senang dan berterima kasih dengan adanya kegiatan mengikuti sunatan massal ini. Karena dengan adanya sunat gratis bisa membantu meringankan beban keluarga. "Memang sudah niat mau sunatkan cucu saya ini, kebetulan ada kesempatan ini saya langsung daftarkan, biaya sunat tidak murah sekarang," ucapnya.

Hal serupa juga dituturkan Hademi, jauh-jauh dia datang dari Siantan Timur mengantar sang anak ikut khitanan massal. Menurutnya dengan ini, anak-anak kurang mampu jadi lebih  dipermudah menunaikan syariat Islam dengan bersunat. "Biaya sunat cukup mahal, kebetulan ada kegiatan seperti ini harus dimanfaatkan," pungkasnya. Dalam kegiatn tersebut anak yang disunat juga mendapatkan bingkisan kain sarung, peci, buku tulis, plus uang tunai Rp50.000. (bar)

 

Berita Terkait