Khawatir Emas Ilegal

Khawatir Emas Ilegal

  Kamis, 11 Agustus 2016 10:26
TOKO EMAS : Toko emas menjamur, konsumen pun minta agar lebih trasnparan. ISTIMEWA

Berita Terkait

SINGKAWANG—Sejumlah masyarakat meminta pemerintah terkait mengawasi perdagangan emas yang ada di pusat perbelanjaan Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

 
Hal ini diminta guna mengantisipasi adanya perdagangan emas secara ilegal. Karena banyak warga yang sudah mengetahui tentang adanya perusahaan emas tanpa izin (PETI) di Kota Singkawang dan sekitarnya.

 “Tolong kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar mengawasi perdagangan emas. Jangan sampai konsumen  dan negara dirugikan. Apalagi nilai jual harga emas mahal di pasaran sekarang,” ucap Yandi, warga Kelurahan Roban, Selasa (9/8) kepada media ini.

Dia mengatakan, menjamurnya toko emas yang ada dipasaran diharapkan bisa menjadi perhatian dan pengawasan dari aparat penegak hukum. Supaya perdagangan emas secara ilegal tidak terjadi di tengah kehidupan masyarakat.

Ia menuturkan, terkait penjualan emas yang dipasarkan kepada konsumen.

Ini diperlukan adanya keterbukaan informasi harga dan persentasi emas yang diperjualbelikan.

 “Kita sebagai konsumen ingin meminta prestasi emas yang diperjualbelikan. Supaya transaksi perdagangan emas adanya keterbukaan. Begitu juga dengan jumlah produksi emas yang dihasilkan dan berapa kontribusi pajak yang diberikan kepada negara. Hingga sekarang masyarakat tidak ada yang mengetahui,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Singkawang Hendryan, menambahkan perdagangan emas yang terjadi ditengah kehidupan masyarakat  berjalan dengan baik.

Pihaknya selama ini belum menemukan adanya indikasi tokoh emas yang menjual emas ilegal di wilayah hukum Kota Singkawang.

 “Selama ini kami tidak menemukan adanya indikasi penjualan emas ilagal. Rata-rata tokoh emas membeli dan menjual secara resmi dan surat. Jika ada tokoh emas menjual emas ilegal, silakan melapor kepada penegak hukum,” terangnya.

Dia menyatakan kepada pelaku usaha tokoh emas agar menjual barang dagangan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. Supaya tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan negara. Jika ditemukan pelaku usaha nakal, pihaknya akan melakukan pembinaan agar tidak mengulanginya kembali.

Ia mengungkapkan  keberadaan tokoh emas yang ada dipasaran dinilainya sudah memiliki izin usaha. Yakni mulai dari tokoh yang memiliki izin produksi maupun izin dagang emas. Sedangkan indikasi emas ilegal dinilainya tidak terjadi di Kota Singkawang.

 “Toko emas yang ada di pasaran sudah memiliki izin usaha. Serta tidak ada kendala, karena pihaknya sering melakukan pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Singkawang,”  tukas Kadisperindagkop dan UKM Kota Singkawang. (irn)

Berita Terkait