KEUTAMAAN SALAT DHUHA

KEUTAMAAN SALAT DHUHA

  Jumat, 16 September 2016 10:03   498

Oleh: Uti Konsen.U.M.

KETIKA diterpa berbagai persoalan yang amat pelik, jiwa kita mudah sekali goyah. Seolah kehilangan pegangan dan arah tujuan, Pikiranpun menjadi kacau tak keruan. “  Apa sebaiknya kita minta bantuan dukun  ?”. Nau’uzubillah min zaliq . Lalu apa solusinya ?. Allah telah memberi solusi teramat jitu dan dirihdai-Nya untuk mengantarkan anda menjadi kaya atau memupus kegelisahan jiwa akibat banyaknya persoalan hidup. Dirikan salat dhuha, berdoa, lalu berusaha, maka Anda akan mendapatkan jalan keluarnya. Yakinlah salat sunnah ini dihadiahkan Allah untuk anda sebagai solusinya “ Dan mintalah pertolongan ( kepada Allah ) dengan sabar dan mengerjakan salat. . “ ( Al Baqarah (2) : 45 ).

Rasulullah SAW telah memberikan teladan teramat indah. Salat bagi Rasulullah SAW merupakan manifestasi takwa,cinta dan syukurnya kepada Allah. Selain itu, salat juga berfungsi sebagai riyadhah ruhiyah ( olah jiwa ) yang dapat mendatangkan kenikmatan, keindahan dan kebahagiaan. Rasulullah SAW bersabda “ Telah dianugerahkan kecintaan kepada ku dari perkara dunia, yaitu wanita, wangi-wangian, dan dijadikan mataku ( penyenang hati ) ada pada salat “ ( HR.Nasai dan Ahmad dari Tsabit bin Anas ).

Setidaknya ada tiga makna filosofis salat dhuha: Pertama, Ingat kepada Allah ketika senang. Imam Nawawi mengatakan antara lain bahwa yang paling utama dari aktivitas seorang hamba adalah menyibukkan diri dengan ingat kepada Allah, dengan zikir – zikir yang dituntunkan Rasulullah SAW. “ Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang – orang yang lalai “ ( Al A’raf 205 ). Ibnul Al Qayyim Al Jauzi menjelaskan, zikir sebagai obat hati yang menghadirkan ketenangan dan penghilang dari rasa depresi, resah, gundah dan sedih. Kedua, sebagai perwujudan syukur kepada Allah. “ Ingatlah kamu kepada-Ku,niscaya Aku akan mengingatmu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari ( nikmat )Ku “ ( Al Baqarah 152 ).  Ketiga, sebagai perwujudan tawakal serta berserah diri kepada ketentuan Allah bahwa Dia yang mengatur rezeki dan menyelesaikan seluruh masalah hamba-Nya.

Jelasnya, Salat Dhuha adalah salat sunnah yang sangat hebat dan diakui keajaibannya dalam merangsang hati untuk senantiasa bisa merasakan dekat dengan Allah. Menunaikan salat dhuha selain sebagai wujud kepatuhan kepada Allah dan Rasul-Nya, juga sebagai perwujudan syukur dan takwa kepada Allah, karena Allah Maha Hikmah. Apa pun amal ibadah yang disyariatkan  akan mengandung banyak hikmah dan keutamaannya.  Salat dhuha merupakan salah satu salat sunnah muakadah. Rasulullah SAW dalam banyak hadisnya menjelaskan keutamaannya. Misalnya “ Pertama, merupakan sedekah untuk 360 ruas tulang yang harus dibayarkan pada setiap paginya. Kedua, merupakan investasi amal cadangan yang berfungsi menyempurnakan kekurangan pada salat wajib kita. Ketiga, merupakan ghanimah atau keuntungan  yang besar, lebih baik daripada harta rampasan yang didapat dari suatu medan pertempuran. Keempat, mengerjakan empat rekaat salat dhuha setiap hari akan dicukupi kebutuhan hidupnya,yakni kebutuhan psikis, berupa kepuasan, qanaah, serta ridha terhadap karunia Allah. Allah SWT berfirman dalam hadis qudsi “ Wahai anak Adam, rukuklah ( salatlah ) karena Aku pada awal siang ( salat dhuha ) empat rekaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhanmu ) sampai sore hari “ ( HR.Turmuzi ).Kelima, Allah akan mengampuni dosa orang yang salat dhuha dua rekaat walau dosanya sebanyak buih di laut. Rasulullah SAW bersabda “ Barangsiapa yang menjaga salat dhuha, maka dosa – dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan “ ( HR.Turmuzi – Ibnu Majah dan Ahmad ).Keenam, Allah akan membangunkan istana emas di surga bagi yang melakukan salat dhuha secara intensif sebenyak 12 rekaat. Rasulullah SAW bersabda, “ Barangsiapa salat dhuha 12 rekaat, maka Allah akan membangun baginya istana dari emas di surga “ ( HR.Tirmizi dan Ibnu Majah ). Ketujuh, akan meraih ganjaran pahala haji dan umrah bagi siapa yang melakukan salat subuh berjemaah, kemudian duduk berzikir di masjid sampai matahari terbit, setelah itu mengerjakan salat 2 rekaat. Kedelapan, merupakan wasiat Rasululah SAW kepada Abu Dzar, tentunya juga untuk kita. Kata Abu Dzar “ Kekasihku Muhammad SAW telah berwasiat kepadaku agar aku mengerjakan puasa tiga hari pada setiap bulan, salat dhuha dua rekaat dan salat witir sebelum tidur “ ( HR.Bukhari – Muslim – Abu Dawud dari Abu HUrairah ).Masih banyak fadhilah salat dhuha itu. Seseorang yang istiqamah salat dhuha, selain bahagia di dunia berupa kemudahan rezeki, keberkahan rezeki,kemanfaatan rezeki juga pahala yang bernilai tinggi dari Allah. Rasul SAW bersabda “ Di dalam surga terdapat sebuah pintu yang bernama Adh-Dhuha.  Bila hari kiamat tiba, ada seseorang yang menyeru, ‘ Manakah orang-orang yang melanggengkan salat dhuha ?.Inilah pintu kalian. Masuklah ke dalam surga dengan iringan rahmat Allah “ ( HR.Thabrani dari Abu HUrairah )

Wallahu’alam