Ketika Komjen Budi Waseso Besanan dengan Jenderal Budi Gunawan

Ketika Komjen Budi Waseso Besanan dengan Jenderal Budi Gunawan

  Senin, 4 September 2017 10:00
PROSESI SUCI: Presiden Jokowi dan KH Ma’ruf Amin di akad nikah antara Mochamad Herviano Widyatama dan Nindya Nur Prasasti di Jakarta, Sabtu (2/9). JAWA POS PHOTO

Berita Terkait

Canda Hanafi Rais, Pernikahannya Dirayakan Jutaan Orang 

Presiden Jokowi dan Ketua MUI  KH Ma’ruf Amin turut jadi saksi akad nikah. Dalam banyak kesempatan, Budi Waseso menyebutkan bahwa hubungan putrinya dengan putra Budi Gunawan terjadi secara natural, bukan dijodoh-jodohkan. 

ILHAM WANCOKO, Jakarta

DI mata Sandiaga Uno, kemiripan dua mempelai itu begitu terlihat. Belum lagi keserasian mereka. 

”Yang seperti itu biasanya memang jodoh. Saya doakan semoga segera mendapat momongan,” kata wakil gubernur terpilih DKI Jakarta itu, lantas tersenyum, sekeluarnya dari ruang tempat akad nikah di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (2/9).  

Yang dihadiri Sandiaga kemarin adalah akad nikah antara Mochamad Herviano Widyatama dan Nindya Nur Prasasti. Mempelai putra adalah buah hati Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) Budi Gunawan, sedangkan mempelai putri merupakan anak Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) Budi Waseso. Malam ini (3/9) acara dilanjutkan dengan resepsi pernikahan di lokasi yang sama. 

Karena yang besanan dua pejabat tinggi, tak mengherankan kalau selain Sandiaga, sederet petinggi negara dan tokoh nasional juga hadir. Di antaranya, Wakapolri Komjen Syafruddin, Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Ruang akad nikah terlihat agak redup dengan cahaya minimalis. Salah satu sisi dinding disorot dengan cahaya proyektor yang menampilkan foto-foto keluarga. Mulai kedua mempelai yang sedang berurai tawa hingga foto BG –sapaan akrab Budi Gunawan– dan Buwas –panggilan karib Budi Waseso– tengah bersalaman. 

Di tengah ruangan, tampak sebuah meja yang sudah dikelilingi sejumlah saksi akad nikah. Presiden Jokowi duduk tepat di samping Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin. Di depan Jokowi tampak Wapres Jusuf Kalla yang bersebelahan dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. 

Di sisi lain, Vino –panggilan akrab Mochamad Herviano Widyatama– berhadapan dengan Budi Waseso yang sudah didampingi seorang penghulu. Prosesi suci itu pun berlangsung lancar. 

Setelah akad nikah, sejumlah prosesi lain mengikuti. Misalnya bubah kawah. Keluarga mempelai membawa pikulan yang berisi sejumlah peralatan dapur. 

Di antaranya, panci dan wajan. Semua itu diperebutkan ibu-ibu yang menjadi tamu. 

 ”Ini hasil rebutan tadi,” ujar salah seorang ibu sekeluarnya dari ruang akad nikah. 

Di ruang akad nikah juga terdapat sebuah panggung cukup besar bergaya Jawa. Di sanalah para tamu memberikan ucapan selamat kepada mempelai dan keluarga setelah semua prosesi akad nikah selesai. 

Selama ini, dalam sejumlah kesempatan, Buwas menyebut pernikahan antara putrinya dan putra Budi Gunawan bukan karena dijodohkan. ”Ah, ini dulu gara-gara wartawan sering ekspos ini waktu saya menjadi Kabareskrim,” ujarnya. 

Ada pula yang menyebut pernikahan tersebut bermula dari sebuah pertemuan yang menjadi tradisi antarpara jenderal di Mabes Polri. Biasanya, keluarga para jenderal juga diajak dalam pertemuan ramah tamah itu. 

”Ya, doanya saja ya,” papar mantan Kapolda Gorontalo tersebut. 

Anggota Komisi I Ahmad Hanafi Rais Wiryosudarmo yang turut hadir mengatakan sempat bercakap-cakap dengan BG. ”Saya bilang ke Pak Budi Gunawan, pernikahan anaknya dirayakan jutaan orang,” ujarnya yang membuat mantan Wakapolri itu tampak kebingungan. 

Langsung saja, Hanafi melanjutkan candaannya. ”Pernikahannya kan dekat dengan Hari Raya Idul Adha, semua umat Islam merayakannya,” tuturnya, yang lantas disambut senyum dan ucapan terima kasih BG. 

Dia menuturkan, pernikahan itu merupakan perhelatan yang sederhana dan tetap khidmat. ”Acara ini sederhana, tapi menyenangkan untuk semuanya,” tutur anak mantan Ketua MPR Amien Rais tersebut. 

Para undangan kemarin juga mendapat suvenir aroma terapi. Aroma terapi itu dibungkus dalam sebuah kotak warna cokelat yang terlihat elegan. (*/c10/ttg)

Berita Terkait