Kesalahan Umum Berbahasa Indonesia

Kesalahan Umum Berbahasa Indonesia

  Rabu, 13 January 2016 09:29   2,324

Oleh: Fithriyyah.   Bahasa merupakan sebuah alat untuk berkomunikasi bagi setiap makhluk hidup, tanpa bahasa tidak akan terjadi sebuah interaksi sosial. Pentingnya komunikasi sebagai syarat untuk dapat melakukan interaksi sosial, tidak akan pernah dapat dipisahkan dari bagian kehidupan apapun. Manusia, sebagai makhluk sosial dalam menjalankan perannya masing-masing didalam masyarakat tentu membutuhkan komunikasi di antara mereka.

Perkembangan bahasa merupakan suatu proses panjang, dimulai dari bahasa yang sangat  sederhana hingga kompleks. Saat ini, telah dikenal berbagai bahasa yang digunakan orang di dunia untuk saling berinteraksi satu sama lain. Kebanyakan bahasa yang digunakan adalah bahasa ibu, ataupun bahasa yang hanya berkembang disuatu wilayah dan dimengerti oleh orang-orang yang tinggal didalam wilayah itu sendiri, serta memiliki ciri khas dibandingkan dengan bahasa-bahasa lainnya.

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki sejarah panjang dalam membangun negaranya. Begitu pula dengan bahasanya, bahasa Indonesia. Dimulai dari masa penjajahan, masyarakat  mulai disadarkan dengan pentingnya sebuah bahasa yang dapat dimengerti setiap orang ketika berlayar ke pulau lain. Hingga akhirnya lahirlah Bahasa Indonesia yang diproklamirkan sebagai bahasa persatuan dalam Kongres Pemuda Kedua di Jakarta pada tahun 1928, merupakan ciri khas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak dapat ditemukan di negara lain. “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia”

Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan wujud nyata pengimplementasian sikap menjunjung bahasa persatuan seperti yang termaktub dalam Sumpah Pemuda itu sendiri. Namun, perkembangan zaman membuat masyarakat menjadi keliru dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, hadirnya bahasa-bahasa “slewengan” seperti bahasa alay dan bahasa gaul (bahasa prokem) mengakibatkan masyarakat menjadi terbiasa dan akhirnya menganggap bahwa bahasa tersebut adalah bahasa baku, padahal tidak seperti itu.

Kurangnya pemahaman mengenai Bahasa Indonesia juga membuat masyarakat terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia seadanya yang sebagian besar tidak baik dan benar. Ditambah lagi dengan hadirnya bahasa asing yang terkadang sering digunakan sebagai bahasa sehari-hari, dan akhirnya menjadi kebiasaan sehingga masyarakat saat ini susah membedakannya dengan bahasa Indonesia itu sendiri.

Contoh kesalahan berbahasa di kehidupan sehari-hari :

Tempat Parkir Dosen, dalam kalimat ini menunjukkan seolah-olah dosen tersebut yang diparkirkan, bukan kendaraannya.
Tolong print makalah itu, dalam kalimat ini kata “print” merupakan kata asing yang biasa diucapkan oleh sebagian besar masyarakat, terutama golongan pelajar.
Ayam itu di masak oleh ibu, dalam kalimat ini penggunaan “di” masih sering disalahgunakan, jika diikuti dengan kata kerja maka “di” seharusnya digabung dengan kata kerja yang mengikuti. Tetapi jika diikuti dengan kata tempat, maka “di” harus dipisahkan.

Itulah beberapa contoh dari kesalahan berbahasa di kehidupan sehari-hari, terdapat banyak sekali kesalahan berbahasa yang mungkin tanpa kita sadari selalu kita gunakan. Pentingnya kesadaran untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar tidak lepas dari upaya pelestarian Bahasa Indonesia itu sendiri. Karena tanpa adanya bahasa persatuan yang merupakan salah satu perangkat yang dapat menyatukan berbagai macam perbedaan di Indonesia, akan menimbulkan ancaman disintegritas bangsa yang berujung pada gerakan separatisme maupun hilangnya sebuah negara itu sendiri.

*)Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura