Kesal Listrik Sering Padam

Kesal Listrik Sering Padam

  Kamis, 28 January 2016 15:18
Foto JPNN Com

Berita Terkait

PONTIANAK - DPRD Kalbar kesal kepada Perusahaan Listrik Negara. Hampir setiap hari selalu terjadi pemadaman listrik. Pemadaman bahkan berlangsung hingga tengah malam. Kekesalan bertambah jika pemadaman terjadi ketika anak-anak sedang belajar atau ada kegiatan-kegiatan penting.

“Pemadaman listrik ini sudah sering terjadi dan hampir tiap hari. DPRD juga sudah sering mengingatkan PLN agar melakukan upaya, sehingga tidak sering padam," ujar Subhan Nur, anggota Komisi I DPRD Kalbar, baru-baru ini di Pontianak.Menurutnya, DPRD sering mengundang PLN untuk berkoordinasi mengenai kondisi listrik di Kalbar. Pun demikian kemungkinan pemerintah provinsi juga sudah bosan melakukan rapat. Tetap saja belum membuahkan hasil.

“Semestinya ketika sudah dipanggil sekali, dirapatkan dan dibicarakan soal kelistrikan maka ada tindak lanjutnya. Tetapi sepertinya tetap tidak ada. Bosan juga rapat, entah mau diapakan PLN Kalbar ini,” ujarnya.Martinus Sudarno, anggota dewan lainnya, sebelumnya pernah menyampaikan pemadaman listrik yang terjadi setiap hari seperti membuat Kalbar kembali ke zaman batu. Ia bingung apa didalamnya tidak ada orang cakap mengurus listrik di Kalbar. ”Jika tidak mampu sebaiknya segera diganti. Cari personil cakap yang mampu membenahi kelistrikan di Kalbar,” kata dia

Subhan melanjutkan sepertinya antara ketersediaan pasokan listrik dengan kebutuhan tidak seimbang. Maka tidak heran terjadi pemadaman tanpa mengenal waktu. Terkadang pagi, siang, sore bahkan cukup lama kalau malam hari. Siapa harus disalahkan dalam mengurus PLN Kalbar. ”Ya berdoa saja mudah-mudahan PLN diberikan hidayah,” tutur dia.

Politisi Nasdem Kalbar ini menolak selalu alasan klise yang disampaikan PLN kepada masyarakat. Seperti mati lampu, beban puncak, tali layangan, mesin uzur, dan seribu alasan lain. “Yang pasti seandainya alasannya sejak dulu demikian, harus ada perubahan dong. Jangan seperti begini. Kasihan masyarakat dan kalangan usaha,” ungkapnya.

DPRD Kalbar hanya dapat menghimbau kepada PLN Kalbar supaya melakukan perbaikan kinerja, dalam hal menyediakan listrik bagi masyarakat. PLN juga dihimbau agar memenuhi kebutuhan listrik untuk masyarakat di daerah pedalaman, yang masih belum banyak menikmati aliran lsitrik.

Warga yang tinggal di sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Kubu Raya mengeluhkan pemadaman listrik secara bergilir. Pasalnya akhir-akhir ini pihak PT PLN setempat semakin rutin melakukan pemadaman bahkan hampir setiap hari. 

Salah seorang warga di Gang Raya V, Jalan Sungai Raya Dalam Egi (25 tahun) mengatakan dalam beberapa hari terakhir listrik di tempat tinggalnya semakin sering padam. Waktu pemadamannya pun tak menentu, ditambah berlangsungnya juga cukup lama.

Dia merincikan dalam tiga hari terakhir hampir setiap hari ada pemadaman. Pada Senin (25/1) malam, terjadi pemadaman mulai sekitar pukul 22.00 hingga 03.00 subuh. “Malam harusnya waktu istirahat, saya jadi tidak bisa tidur karena gerah, baru bisa tidur subuh waktu sudah menyala,” keluhnya kepada Pontianak Post, Rabu (27/1) kemarin.

Lalu pada hari, Selasa (26/1) malam hari sekitar pukul 20.30 kembali terjadi pemadaman. “Tapi mungkin karena ada kebakaran yang cukup dekat dengan rumah jadi saya memaklumi,” katanya lagi. Tidak sampai disitu, kemudian pada Rabu (27/1), mulai pagi hari listrik kembali padam, sekitar pukul 10.00 sampai tengah hari.

Dengan seringnya pemadaman listrik ini, Egi berharap ke depan PLN dapat memberitahu pelanggan jika akan terjadi pemadaman agar masyarakat lebih bersiap. Terutama saat malam hari agar bisa  mencari alternatif penerangan lain.

Hal senada juga disampaikan warga di Dusun Limau, Desa Puguk, Kecamatan Sungai Ambawang, Ahmad Nisob (36 tahun), menurutnya seringnya pemadaman sangat merugikan masyarakat. Aktivitas mereka menjadi terganggu padahal dia mengaku tidak pernah sekalipun terlambat membayar listrik. “Saya menggunakan listrik kan bayar bukan gratis, kalau terlambat malah kena denda,” ucapnya kesal.(den/bar)

Berita Terkait