Keraton Pancarkan Sinar Kedamaian dan Kejayaan

Keraton Pancarkan Sinar Kedamaian dan Kejayaan

  Senin, 21 December 2015 10:58
JUNJUNG KURNIA: Sultan Pontianak H Abu Bakar Alkadrie, diabadikan bersama para pangeran dan permaisuri kerajaan Kesultanan Pontianak, pada acara Junjung Kurnia Sabtu (19/12) malam kemarin.

Berita Terkait

PONTIANAK—Acara Junjung Kurnia yang dilaksanakan oleh Kesultanan Pontianak, di Balairung Keraton Kadriyah Sabtu (19/12) malam kemarin berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan yang sudah hampir 50 tahun tidak pernah dilaksanakan ini dihadiri putra mahkota, pangeran kerajaan serta tokoh-tokoh penting masyarakat kota Pontianak dan Kalimantan Barat.

Tampak hadir, anggota DPR RI Ir H Zulfadli. Wakil Walikota Pontianak Ir H Edi Rusdi Kamtono dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak H Mulyadi. Dari kalangan akademisi hadir pula,  pengamat hukum tata negara dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untan, Turiman Faturahman dan mantan Dekan Fakultas Hukum Untan Ir H Slamet Raharjo. Kemudian juga hadir beberapa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari berbagai elemen dan organisasi.
Kehadiran mereka tersebut, atas undangan khusus dari Sultan Pontianak H Abu Bakar Alkadrie. Para tokoh dan pemuka masyarakat ini, mendapatkan plakat dan ucapan terima kasih dari Keraton Kadriyah atas dedikasi dan kontribusi mereka terhadap kemajuan dan perkembangan kesultanan Pontianak.  Sayangnya, beberapa tokoh yang mendapatkan plakat ucapan terima kasih beberapa diantaranya tampak tidak hadir.
Kegiatan Junjung Kurnia kemarin dimulai dengan pe-anugrahan plakat kepada putra mahkota dan sekitar 40 pangeran yang Oktober lalu baru dilantik. Diantara para pangeran tampak pula Ketua Umum KONI Kalbar Sy Machmud Alkadrie SH.  Pria yang gemar otomotif yang bergelar Pangeran Srie Negara itu, begitu bersemangat menikmati sesi demi sesi acara Junjung Kurnia yang dilaksanakan di Balairung Keraton Kadriyah tersebut.
Kepada awak media, Machmud menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi seluruh komponen masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini. Menurutnya, acara Junjung Kurnia ini harus dilestarikan karena merupakan warisan adat istiadat dari leluhur. “Ini adalah bagian sejarah dari keraton Pontianak. Harus menjadi kebaggaan bagi kami dan tentunya bagi seluruh warga Pontianak. Karena sebagai anak cucu dari para pendiri kota Pontianak ini, kami masih mampu melaksanakan kegiatan ritual ini. Semoga kita semua mendapatkan berkah dari para leluruh kita,” ungkap Machmud.
Sementara itu, Wakil Walikota Pontianak Ir Edi Rusdi Kamtono mengatakan, bahwa Keraton Kadriyah diharapkan terus memancarkan sinar kedamaian, kejayaan dan kemajuan bagi pembangunan kota Pontianak. Keraton, kata dia, adalah bagian tak terpisahkan dari Pemerintahan dan masyarakat kota Pontianak. Karena itu, ungkap Edi, sudah selayaknya Pemerintah dan warga Pontianak mendukung keberadaan keraton.
“Sekarang saya melihat Keraton Pontianak semakin bersinar dan semakin disegani. Dengan hadirnya putra mahkota dan para pangeran kerajaan, keraton semakin memiliki fungsi sentral dalam pembangunan dan kemajuan kota ini,” harapan dia. Sementara itu, anggota DPR RI dapil Kalbar Ir H Zulfadli berharap kegiatan ini bisa menjadi jembatan komunikasi yang semakin erat antara masyarakat, kalangan birokrat dan masyarakat wilayah kota Pontianak dan Kalimantan Barat.
“Kegiatan ini adalah bagian sejarah yang patut dilestarikan. Saya memberikan apresiasi kepada Kesultanan Pontianak yang punya inisiatif melaksanakan kegiatan Junjung Kurnia sebagai bagian dari sejarah kota Pontianak dan Kalimantan Barat,” ungkap dia.

Sultan Pontianak H Abu Bakar Alkadrie kepada awak media menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensuskeskan acara Junjung Kurnia ini. Kepada putra mahkota dan para pangeran dirinya berharap, pemberian gelar bukan hanya sesaat dan cermonial semata, namun, melekat hingga hembusan nafas terakhir. Pemberian gelar ini, kata dia, harus mencerminkan sikap dan kepribadian kesultanan Pontianak. Gelar yang melekat harus mampu dicerminkan dalam sikap sehari-hari dengan selalu menjaga nama baik dan marwah keraton.

Sultan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pontianak, berbagai elemen tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, kalangan akademisi, kalangan media, kalangan olahraga dan kalngan birokrat yang selama ini telah mendukung dan mensupport kemajuan serta kejayaan Keraton Kadriyah Pontianak.  “Saya berharap kerjasama dan dukungan ini terus berlanjut. Karena kita semua adalah keluarga. Mari kita bersama-sama terus berdoa dan bekerja untuk membangun kota Pontianak yang tercinta ini,” ajak Sultan Pontianak. (bdi)

Berita Terkait