Kepsek Harus Berkemampuan Manajerial

Kepsek Harus Berkemampuan Manajerial

  Senin, 25 September 2017 10:00
BERI SAMBUTAN: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid saat memberikan sambutan pada pada acara Pelatihan Kepemimpinan dan Manajerial Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan, Jumat (22/9) di Gedung Balai Praja Sukadana. HUMAS FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – “Kepala sekolah sebagai seorang pemimpin harus memiliki kemampuan manajerial dan mampu menerapkannya sebagai kepemimpinan manajerial,” ujar Bupati Kayong Utara Hildi Hamid. Pesan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Pelatihan Kepemimpinan dan Manejerial Kepala Sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Jumat (22/9) di Gedung Balai Praja Sukadana.

Dijelaskan dia bahwa tugas kepala sekolah dalam bidang manajerial berkaitan dengan pengelolaan sekolah. Dengan demikian, harapan dia, semua sumber daya dapat disediakan dan dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai tujuan sekolah secara efektif dan efisien. “Dengan kemampuan dalam mengelola ini akan dijadikan sebagai pegangan cara berpikir, cara mengelola, dan cara menganalisis sekolah dengan cara berpikir seorang manajer,” beber Bupati.

Sebagai seorang manajer, kepala sekolah diingatkan dia, harus mempunyai empat kompetensi dan keterampilan utama dalam manajerial organisasi. Empat hal yang dimaksud dia tersebut yakni keterampilan membuat perencanaan, keterampilan mengorganisasi sumber daya, keterampilan melaksanakan kegiatan, dan keterampilan melakukan pengendalian dan evaluasi.

“Mengingat bahwa kepala sekolah sangat memerlukan keterampilan dalam kepemimpinan dan manajerial, maka diperlukan langkah-langkah khusus untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan manajerial kepala sekolah yang merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, untuk mengelola sekolah dan meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Hildi berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan pelatihan kepemimpinan dan manajerial ini, kepala sekolah mampu meningkatkan kulitas kepemimpinan dan manajemennya. Dengan demikian, dia yakin, kualitas pelaksanaan pendidikan di sekolah juga akan mengalami peningkatan.

Sekolah sebagai sebuah organisasi, menurut dia, memerlukan seorang pemimpin atau kepala sekolah. Sebagai seorang pemimpin, kepala sekolah, ditegaskan dia, harus mampu mencapai tujuan sekolah yang dirumuskan dalam visi dan misi sekolah. Selain itu, dia juga menambahkan bahwa kepala sekolah mempunyai peran yang sangat penting dalam mengoordinasikan, menggerakkan, dan menyelaraskan sumber daya yang tersedia untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. “Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong sekolah untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan melalui program sekolah yang dilaksanakan secara terncana dan bertahap,” terang Bupati dua periode ini.

Adapun untuk usaha agar dapat mencapai tujuan sekolah, dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas, ditegaskan Bupati, tidak lepas dari kepemimpinan para kepala sekolah. Karena, kembali dikatakan Hildi jika para kepala sekolah merupakan pemimpin di suatu sekolah. 

“Kepemimpinannya memberikan peran yang besar terhadap kemajuan atau pun kemunduran sekolah yang dipimpinnya. Dalam melaksanakan tugas kepemimpinan, seorang kepala sekolah menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan kebijakan, karakteristik, guru, sarana dan prasarana, budaya, dan komite,” terang Hildi saat menyampaikan sambutan tertulisnya.

Berbagai permasalahan tersebut, diakui Bupati, akan memengaruhi fungsi kepala sekolah sebagai manajer, yang menuntut kepala sekolah harus mampu dalam hal keterampilan membuat perencanaan, mengorganisasi sumber daya, melaksanakan kegiatan, serta melakukan pengendalian dan evaluasi. Fungsi kepemimpinan kepala sekolah sebagai manajer, diungkapkan dia, sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang akan berdampak terhadap peningkatan kinerja pengelola kegiatan keagamaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, para kepala bidang, kepala seksi, serta para kasubbag di lingkungan Dinas Pendidikan, Ketua PGRI Kabupaten Kayong Utara, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Kayong Utara, serta Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan. (dan)

Berita Terkait