Keppres Sail Karimata Telah Ditandatangani

Keppres Sail Karimata Telah Ditandatangani

  Senin, 28 March 2016 09:12
KUNJUNGAN KEMENDIKBUD: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid mendampingi rombongan dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Kamis (24/3) lalu, saat mengunjungi Pantai Pulau Datok, berkenaan dengan persiapan Sail Selat Karimata. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid memastikan Keputusan Presiden (Keppres) terkait perhelatan Sail Selat Karimata 2016, telah ditandatangani Presiden Joko Widodo. Hal ini disampaikan Bupati saat diwawancarai oleh sejumlah awak media, ketika mendampingi rombongan tamu dari Direktorat Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kamis (24/3) lalu. Ketika itu, bersama rombongan tersebut, Bupati mengunjungi Pantai Pulau Datok, Sukadana, yang menjadi lokasi acara puncak Sail Selat Karimata.

“Saya dapat informasi tadi malam (23/3) bahwa sudah ditandatangani. Kebetulan hari Selasa kami ada undangan dari Kemenko Maritim, yang mengundang seluruh kementerian lembaga, untuk koordinasi masalah kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan di Sukadana, Kayong Utara ini, khususnya acara puncak Sail Selat Karimata,” terang Bupati.

Pada saat acara puncaknya nanti, dia memperkirakan akan dihadiri langsung oleh Presiden. Terlebih, dia menambahkan, Sail Indonesia ini dijadikan oleh Pemerintah Pusat sebagai media untuk melakukan intervensi percepatan pembangunan di daerah tertinggal. Artinya, sambung Hildi, setiap daerah sebagai pelaksana Sail Indonesia, akan dibantu lokal pembangunan fisik, juga ada pemberdayaan dan bakti sosial.

Dari pantauan di lapangan, beberapa hari belakangan ini, kawasan wisata Pantai Pulau Datok, sering dikunjungi para tamu dari Kementerian. Kunjungan mereka tersebut untuk melihat secara langsung lokasi diselenggarakannya perhelatan acara puncak Sail Selat Karimata.

“Kemarin dari Kementerian Kesehatan akan melakukan operasi katarak, bibir sumbing, (di mana) mereka melihat lokasi lokasinya terlebih dahulu. Beberapa waktu lalu dari Telkom ada datang, juga dari (Dinas) Perhubungan (Kalbar) sudah datang, hari Senin nanti (hari ini, Red) dari (Dinas) PU (Kalbar) juga datang untuk melihat lokasi persiapan plaza ini. Saya instruksi kepada humas untuk menginformasikan setiap ada kunjungan,” sambung Bupati.

Hildi memastikan jika pembangunan Sail ini bersifat menyebar di seluruh wilayah Kabupaten Kayong Utara. Diungkapkan dia seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang memiliki program perumahan rakyat. Namun hingga saat ini, sambung Bupati, pembangunan Sail Selat karimata yang baru terlihat adalah pengerjaan fasilitas air bersih di Sungai Buluh, Tanjung Gunung, Desa Sejahtera, Kecamatan Sukadana. Sementara itu dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar, untuk pembangunan plaza dan penataan jalan kota, dijelaskan dia, juga sedang dalam proses lelang.

Sementara itu, jika mengenai adanya isu-isu yang berkembang di masyarakat, mengenai penyelenggaraan Sail Selat Karimata 2016, Bupati Kayong Utara menganggapnya sebagai hal yang wajar, karena hingga sekarang ini masyarakat belum melihat adanya kegiatan pembangunan apapun. 

“Tapi waktu saya ke Tomini (Sail Tomini 2015, Red), pelaksanaan pembangunan mereka baru dilaksanakan pada bulan April atau Mei. Tapi sebenarnya sekarang ini sudah mulai seperti pembebasan lahan. Saya optimis ini acara puncak Sail Selat Karimata bisa terlaksana,” ujarnya. (dan)

Berita Terkait