Kepopuleran ask.fm

Kepopuleran ask.fm

  Jumat, 12 Agustus 2016 09:47

Berita Terkait

Sejak diresmikan pada 16 Juni 2013 lalu, ask.fm menjadi salah satu web social network yang diminati. Keuntungan menggunakan media sosial satu ini adalah dimana penggunanya bisa bertanya apapun ke pengguna lain sesuai dengan namanya, istilahnya bisa menggunakan identitas sendiri atau bahkan tanpa memberikan identitas. Jadi nggak ketahuan siapa yang bertanya. Sama seperti beberapa social network lainnya, ask.fm pun memiliki sistem follow atau following. But, hanya kita aja yang bisa melihat siapa yang kita follow. Di tahunnya yang ketiga kini, akankah social network Ask.fm masih sering digunakan?

By: Ghea Lidyaza Safitri

Veronica Putri, 17

Siswi SMKN 3

“Yang asyik dari main ask.fm itu kita bisa keep in touch bareng teman dari luar kota, terus kita juga bisa tanya jawab ke banyak orang, seperti berbagi ilmu baik berupa pelajaran, pengalaman, lifestyle bahkan lelucon. Ask.fm juga termasuk aplikasi tanya jawab yang seru, gokil dan kocak abis. Berkat ask.fm aku juga jadi dekat dengan novelis-novelis hebat dan memiliki banyak teman dari berbagai daerah. But, saranku sih kalau sobat Z gabung di ask.fm, jadilah pena yang sopan, jangan asal main cablak. Begitupula dalam menjawab question dari anonim, meski nyebelin berusahalah menjawab dengan bijak dan positif plus saling menghargai. Karena rasa saling menghargai nggak hanya di dunia nyata aja.”

Elgando Yusa Ghifari, 19

Mahasiswa Ekonomi Untan

“Alasan utama menggunakan ask.fm awalnya iseng kepingin ikut beberapa teman yang udah duluan menggunakan. Lewat ask.fm aku bisa tanya orang yang dikenal tapi dengan sistem nggak tahu kalau yang nanya siapa, begitu sebaliknya. Ask.fm juga bisa membuat lebih kenal dengan karakteristik seseorang. Meski begitu, aku hanya menggunakan ask.fm sekitar 6 bulan, sekarang udah nggak lagi. Karena teman-teman juga sepi memainkannya. Oh, ya buat teman-teman jangan lupa gunakanlah medsos sebagaimana fungsinya dan jangan sampai terlalu addict karena di luar sana jauh lebih seru dibanding bermain medsos.”

Berita Terkait