Kentang Malaysia Tak Berdokumen

Kentang Malaysia Tak Berdokumen

  Rabu, 19 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

SAMBAS- Sebelas ribu kilogram atau 11 ton kentang diselundupkan dari Malaysia ke Sajingan, kabupaten Sambas. Kini, kentang tak berdokumen tersebut telah diamankan jajaran Polres Sambas, Senin (17/10) di Jalan Merdeka Dusun Tapang Desa Kaliau' Kecamatan Sajingan Besar.

Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadi Prabowo SH SIK melalui Kasatreskrim, AKP Eko Mardianto SIK mengatakan sekitar pukul 01.30 WIB, Senin (17/10), petugas melakukan pengecekan terhadap dua dumptruck yang bermuatan penuh melintas di Jalan Merdeka, Tapang, Sajingan Besar.

"Polisi melakukan pengecekan terhadap dua kendaraan yang melintas yang berdasarkan informasi dari masyarakat membawa sayuran dari Malaysia," kata Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Eko Mardianto, Selasa (18/10). Polisi mendapati, dua truk tersebut bermuatan kentang asal Malaysia, tanpa dilengkapi dokumen sah.

"Saat kita periksa supirnya, kita meminta dokumen.  Mereka tak bisa menunjukkan, sehingga barang muatan berupa kentang sebanyak 11 ton itu kita diamankan," katanya.

Kentang tersebut, diangkut menggunakan 2 unit dumptruk dengan Nopol KB 9885 C dan KB 9024 AM.

Dari kasus ini, satu orang diamankan, yakni T (24) yang merupakan warga Kota Singkawang. Kemudian dua unit dumptruk serta 11.000 kilogram kentang ditetapkan sebagai barang bukti.

Terhadap T, polisi mendakwa melanggar Pasal 102, Pasal 103 Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan Jo Pasal 62 Subsider pasal 8 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Jo Pasal 106 subsider pasal 24 Undang-undang nomor 7 tahun

2014 tentang Perdagangan.

"Untuk kelanjutan kasus ini. Kita masih secara intensif memeriksa para saksi dan terlapor. Polisi juga berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Saksi Ahli," katanya.(fah)

Berita Terkait