Kemenpar Intensifkan Tata Kelola Destinasi 27 Klaster

Kemenpar Intensifkan Tata Kelola Destinasi 27 Klaster

  Kamis, 12 May 2016 13:32

Berita Terkait

KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) mengintensifkan program pembentukan dan pengembangan tata kelola destinasi wisata, atau Destination Management Organization (DMO), di 27 klaster wisata.

Progarm DMO diinisiasi Kemenpar sejak 2010, dan setiap empat tahun dievaluasi berdasarkan tahapan transformasi tata kelola destinasi pariwisata berbasis DMO dan destination governance (DG)

Tahun 2015, program terfokus pada pembentukan forum tata kelola pariwisata di 16 klaster dan sosialisasi program DMO di sembilan klaster.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan tahun ini program DMO akan difokuskan pada manajemen destinasi yang meliputi finansial, operasional, marketing, sumber daya manusia, dan inovasi.

Pembenahan destinasi akan dikonsentrasikan pada pembangunan infrastruktur untuk mendukung aksesibilitas, dan lainnya. "Pada lokasi Top 10 destination, akan dikembangkan pola tata kelola yang lebih luas menuju Badan Otorita atau Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata," kata Oneng Setya Harini, Asdep Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata.

Tahun 2016, masih menurut Oneng, pgram tata kelola destinasi pariwisata akan dilaksanakan di 27 klaster. Rincinya, 25 klaster yang telah ada (existing) dan dua klaster baru.

Dari 25 klaseter existing, 16 fokus pada pembentukan forum tata kelola pariwisata (FTKP). Ada yang telah membentuk forum lewat SK Bupati tapi belum mendirikan working group, dan ada baru membentuk struktur forum.

Sementara sembilan klaster lainnya fokus pada sosialisasi program TKDP dan pembentukan kelompok kerja lokal pariwisata (KKLP) atau local working group (LWG).**

Berita Terkait