Kemenangan Sang Penggemar

Kemenangan Sang Penggemar

  Minggu, 14 Agustus 2016 10:13
Joseph Schooling

Berita Terkait

RIO DE JANEIRO--Delapan tahun lalu, saat datang ke Olimpiade Beijing 2008, Joseph Schooling masih bocah berusia 13 tahun. Dia antusias menyaksikan penampilan perenang idolanya Michael Phelps. Sebagai penggemar, bahkan dia sempat meminta foto bersama.

Kemarin, delapan tahun berselang, cerita berbeda drastis. Sang penggemar telah mampu mengalahkan idolanya. Schooling mempersembahkan emas pertama sepanjang sejarah untuk negara asalnya Singapura dengan mempercundangi Phelps di nomor 100 meter kupu-kupu.

Atlet 23 tahun itu menjadi yang tercepat dengan waktu 50,39 detik. Catatan itu luar biasa. Karena menjadi rekor baru di Olimpiade. Artinya, catatan waktunya tersebut lebih cepat dibanding yang ditorehkan Phelps saat meraih emas di nomor yang sama pada tiga olimpiade sebelumnya berturut-turut.

“Rasanya memang gila jika mengingat delapan tahun lalu,” ucap Schooling dilansir New Yokr Times. “Kebanyakan dari yang aku dapat sekarang adalah karena Michael (Phelps). Dia adalah alasan kenapa aku ingin terus menjadi atlet yang lebih baik,” tambahnya.

Phelps sendiri harus puas hanya mampu meraih perak. Perenang 31 tahun itu finish dengan catatan waktu 51,14 detik. Catatan waktu yang sama diraih dua perenang lain yakni Chad Guy Bertrand le Clos (Afrika Selatan), dan Laszlo Cseh (Hungaria). Ketiganya meraih medali perak bersama.

Phelps mengaku bangga dengan capaian Schooling. Dia merasa kemenangan Schooling akan membuatnya menutup karier dengan lega. Generasi renang selanjutnya telah hadir. “Aku akan bisa mengakhiri semua ini sesuai harapan. Itu yang membuatku begitu bahagia hari ini,” ucap perenang yang sudah mengumpulkan 27 medali di Olimpiade ini. (irr)

Berita Terkait