Kemenangan Pertama Trio BBC

Kemenangan Pertama Trio BBC

  Senin, 4 April 2016 09:03

Berita Terkait

BARCELONA – Zinedine Zidane bukan pemain baru Real Madrid. Zidane sudah menjadi entrenador baru di Los Blancos – julukan Real. Akan tetapi, bagi Zidane rasanya sama saja mengawali debut sebagai pemain dan debut sebagai pelatih di El Clasico.

Ya, rasanya sama-sama manis. Karena, Zizou – julukan Zidane – bisa mengulangi pencapaiannya saat pertama kali mengenakan jersey putih Real di laga El Clasico, 15 tahun silam. Tepatnya pada La Liga musim 2001-2002 dengan skor 2-0. 

Bedanya, Zizou kali ini tidak melakukannya di Santiago Bernabeu, kandang Real. Melainkan di Camp Nou, homeground Barcelona. Minggu dini hari kemarin WIB (3/4) Real mengakhiri rekor unbeaten Barca pada angka ke-39 dengan skor 2-1 (0-0). 

Dan, Zizou menjadi orang ketiga dalam histori Real yang bisa menang di El Clasico sebagai pemain dan pelatih. Sebelum Zizou, hanya Alfredo Di Stefano dan Vicente Del Bosque yang mampu melakukannya. ’’Karenanya, saya bahagia dengan semua yang kami dapat malam ini, bukan hanya hasil akhir,’’ ucap Zizou setelah laga, sebagaimana dikutip Football Espana. 

Zizou pantas mengucapkan terima kasih kepada lini serangannya, trio BBC yang terdiri dari Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo. Trio BBC inilah yang menghancurkan pertahanan La Blaugrana, julukan Barca. 

Dua nama terakhir yang disebut mencatatkan namanya di papan skor. Benzema dengan gol bicycle kick-nya pada menit ke-63. Lalu Ronaldo yang bisa memastikan kemenangan penting Real pada jornada ke-31 menyambut assist Bale lima menit jelang waktu normal usai. 

Dua gol yang menjadi kemenangan pertama trio BBC dalam laga El Clasico itu merespon gol Gerard Pique pada menit ke-56. Zizou mengaku, sebelum gol Ronaldo dia sempat deg-degan karena harus bermain dengan 10 pemain seiring diusirnya Sergio Ramos menit ke-84.

’’Di awal kami sempat kesulitan, itu normal. Karena Camp Nou itu tempat yang susah ditaklukkan. Tidak mudah memenangi laga ini, saya bangga dengan para pemain yang sejak awal tahu butuh kerja keras untuk mendulang angka penuh di sini,’’’ tutur pencetak 37 gol bagi Real dalam lima musimnya. 

Selain tidak mencetak satu pun gol dan assist, trio MSN juga hanya diberi sekali kesempatan shots on target. Dari 14 kali tembakan, hanya satu tembakan Messi yang tepat sasaran. Artinya, Casemiro mengubah akurasi tembakan trio MSN hanya 7,14 persen! ’’Dia (Casemiro) memainkan peran yang fundamental,’’ sebut Zizou.

Itu diakui sendiri oleh Bale. Winger kanan berkebangsaan Wales itu menyebut Real sudah punya game plan sebelum laga. Yaitu memanfaatkan counter attack dengan kecepatan tinggi. ’’Karena itu salah satu keunggulan kami,’’ klaimnya. 

’’Barca memang hebat dalam menyerang, tetapi apakah mereka tim terhebat dalam hal bertahan? Semakin kami bermain menyerang, Barca itu bukanlah klub dengan pertahanan terbaik di dunia, dan kami sudah mampu membayarnya lunas,’’ imbuh Bale. 

Zizou mengikuti jejak Bernd Schuster yang pernah mengalahkan El Barca di Camp Nou, pada La Liga 2007-2008 silam. Saat itu, Real dibawa Schuster menang 2-1. Bagusnya, di akhir musim Real pun dapat menjuarai La Liga. 

Nah, itulah yang tidak bisa diikuti Zizou. Real masih tercecer di posisi ketiga dengan 69 poin. Atau terpaut satu angka dengan Atletico Madrid yang ada di posisi kedua dengan 70 poin. Sementara, Barca tetap kokoh berada di puncak klasemen dengan 76 poin. 

Dilansir dari Marca, pelatih Luis Enrique menanggapi kekalahan ini dengan santai. ’’Semua tim bisa mengalami seperti ini (kalah di kandangnya sendiri). Tapi ingat, kami tim pemuncak klasemen, dan untuk menjadi juara itu butuh konsistensi. Kalian tahu siapa itu? Ya kami ini,’’ koar Lucho – sapaan akrab Enrique. 

Enrique tidak terlalu larut dengan kekalahan ini. Sebaliknya, Enrique fokus untuk laga Barca berikutnya. Tengah pekan ini, Barca sudah melakoni duel yang disebut Enrique lebih berat tensinya ketimbang melawan Real kemarin. (ren)

Berita Terkait