Keluarga Tunggu Jenazah Uray Winja

Keluarga Tunggu Jenazah Uray Winja

  Selasa, 26 April 2016 09:00

Berita Terkait

Diminta Tak Sebarkan Foto

SAMBAS – Keluarga Kartonah, Senin (25/4) masih menunggu kedatangan anaknya Uray Winja yang merupakan Tenaga Kerja Wanita yang dinyatakan meninggal karena kecelakaan kerja, ditabrak forklift di tempat kerjanya di Bintulu, Malaysia.

Pantauan dari koran ini, di rumah kediaman Kartonah (ibu dari Uray Winja). Terlihat beberapa persiapan untuk menyambut jenazah.

Para kerabat, tetangga serta masyarakat lainnya, juga silih berganti datang ke rumah yang berlantaikan kayu tersebut. Nampak, di dapur rumah Kartonah. Beberapa ibu-ibu terlihat sibuk memasak. Sementara Kartonah dan suami serta anak-anaknya, menemui beberapa tamu yang datang.

Termasuk awak media yang mendatangi kediamannya di  RT 11/06 Dusun Buluh Parit Desa Serumpun Buluh Kecamatan Tebas kabupaten Sambas.

“Mungkin air mata saya ini sudah kering, karena merasa kehilangan. Namun saya yakin Tuhan lebih tau apa sebenarnya dibalik musibah ini,” kata Kartonah, mencoba untuk tegar menunggu kedatangan jenazah anak ke sembilan dari sebelas bersaudara yang meninggal di Malaysia.

Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga juga menyampaikan dan sangat berharap kepada para pemilik akun di media sosial (medsos) khususnya Facebook, untuk tidak menyebarluaskan foto-foto Winja, saat meninggal dunia.

“Kita sebagai keluarga, mohon dengan sangat. Foto-foto Winja yang tergeletak akibat kecelakaan tak disebarluaskan. Kami serasa tak sanggup kalau melihat foto itu,” kata kakak Uray Winja, Uray Cumbi. Dirinya mengucapkan terimakasih kepada yang mendoakan adiknya. Hanya saja kalau masih mengunggah foto tersebut, rasanya keluarga tak kuat melihatnya.

Sekretaris Desa Serumpun Buluh, Nurasikin mengatakan ini kejadian kali kedua bahwa warga desanya yang bekerja di Malaysia, meninggal.

“Sebelumnya pada 2014, juga pernah ada kejadian yang sama. Warga Desa Serumpun buluh juga meninggal dunia di Malaysia karena kecelakaan kerja,” kata Nurasikin, Senin (25/4) ditemui di Kantor Desa Serumpun Buluh.

Menurut data desa, keluarga Kartonah (orang tua Uray Winja) terdaftar sebagai keluarga kurang mampu. Diantaranya sampai dengan saat ini, terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah untuk warga kurang mampu. (fah)

Berita Terkait