Kecelakaan Remaja 15 Tahun Tewas Ditabrak

Kecelakaan Remaja 15 Tahun Tewas Ditabrak

  Rabu, 31 Agustus 2016 09:30
KENDARAI MOTOR: Pelajar berkendara menggunakan sepeda motor tanpa menggunakan helm saat melintas di Bundaran Tugu Alianyang, Kubu Raya. Selain melanggar peraturan Pengemudi di bawah umur tak jarang membahayakan dirinya dan bahkan orang lain saat berkendara. HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK - Kecelakaan lalu lintas kembali memakan korban. Kali ini menimpa seorang anak berusia 15 tahun yang meninggal dunia usai ditabrak mobil di Jalan Situt Mahmud, Pontianak pada Senin (29/8) sekitar pukul 13.30. 

Kasat lantas Polresta Pontianak, Kompol Wahyu Jati Wibowo membenarkan, jika seorang anak berusia 15 tahun telah menjadi korban kecelakaan hingga meninggal dunia. “Kejadiannya, Senin 29 Agustus, korban ini bawa sepeda motor,” kata Wahyu, Selasa (30/8).

Wahyu menjelaskan, berdasarkan keterangan pengemudi mini bus, As saat itu mengemudikan mobilnya dari arah kota menuju Batu Layang. Dari arah yang sama terdapat korban yang sedang mengendarai sepeda motor. Sementara dari arah yang sama ada seorang pengendara motor tak diketahui identitasnya melintas. “Kejadiannya di depan toko Prima Elektronik. Korban ini pada jalur yang sudah benar,” kata ucap Wahyu. 

Masih dari keterangan pengemudi mobil, lanjut Wahyu, dari sebelah kiri dengan arah berlawanan, pengendara motor yang tak diketahui identitasnya itu menyenggol korban, sehingga menyebabkan korban terjatuh ke kiri jalan hingga menyebabkan yang bersangkutan tertabrak bagian belakang mobil yang dikemudikan As. 

Menurut Wahyu, dari keterangan pengemudi mobil, saat itu pengemudi sudah tidak dapat lagi menghindari kendaraannya agar tak menabrak korban, sehingga saat kejadian itu korban yang terpental ke badan jalan tertabrak dan meninggal dunia meski sudah berusaha diselamatkan dengan membawanya ke rumah sakit. 

“Kasus kecelakaan ini masih kami dalami. Sejumlah saksi masih dimintai keterangan dan akan dilakukan olah tempat kejadian perkara,” terangnya. 

Wahyu mengingatkan kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua untuk menjadikan kasus-kasus kecelakaan yang melibatkan anak sebagai pelajaran. Karena sesuai aturan, anak tidak diperkenankan menggunakan kendaraan, maka sudah seharusnya orang tua juga tidak mengizinkan anak mereka mengendara kendaraan. 

“Tak hanya mengancam keselamatan anak, tetapi ketika anak mengendara sepeda motor juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain. Jadi saya mengimbau orang tua untuk turut serta menjaga dan menyelamatkan nyawa anak dari ancaman kecelakaan yang mengintai,” imbau Wahyu. 

Kecelakaan dengan korban anak tersebut menambah daftar anak tewas di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas. Sebelumnya ada sembilan anak yang menjadi korban dan kini bertambah satu, sehingga sepanjang Januari sampai dengan Agustus tahun ini sepuluh anak telah tewas (adg)

Berita Terkait