Kecelakaan Kerja, Perusahaan Harus Berikan Jaminan

Kecelakaan Kerja, Perusahaan Harus Berikan Jaminan

  Rabu, 21 March 2018 11:00
JAMINAN : Kades Loka Jaya dan Kades Tanjung Gunung meminta perusahaan berikan jaminan kecelakaan kerja. AIRIN FITRIANSYAH/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SEJUMLAH tokoh masyarakat meminta perusahaan perkebunan kelapa sawit segera memberikan jaminan kecelakaan kerja kepada karyawan dilingkungan pemerintah daerah Kabupaten Melawi.

Apalagi banyak temuan dan keluhan karyawan diperusahaan karena tidak mendapatkan jaminan kecelakaan kerja. Bahkan para pekerja banyak direkrut sebagai buruh harian lepas di perkebunan kelapa sawit.

"Banyak karyawan harian lepas diperusahaan kelapa sawit. Mereka bekerja di bidang perawatan mengurus lahan perkebunan kelapa sawit. Bahkan masyarakat tempatan dijadikan buruh harian lepas diperusahaan," ucap Tokoh Masyarakat Desa Loka Jaya, Kecamatan Tanah Pinoh Sadri, Selasa (20/3).

Dia mengatakan persoalan jaminan kerja tidak bisa didapatkan masyarakat tempatan. Dikarenakan mayoritas masyarakat dipedesaan banyak dijadikan buruh harian lepas dilingkungan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Ia menuturkan dengan tidak adanya jaminan keselamatan kerja. Akhirnya kasus kecelakaan kerja tidak diberikan jaminan baik dari perusahaan maupun dari BPJS Ketenagakerjaan. Dikarenakan buruh harian lepas bukan sebagai karyawan tetap diperusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

"Belum lama ini lima orang buruh harian lepas mengalami kecelakaan kerja di PT AKM. Kini dirawat di Pukesmas Kota Baru. Ada yang mengalami patah tulang dan luka berat," ungkapnya kejadian di Devisi III Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Tanah Pinoh.

Sementara Kepala Desa Tanjung Gunung Kecamatan Tanah Pinoh Suhami membenarkan adanya kecelakaan kerja lokasi Divisi III PT AKM. Kendaraan angkutan karyawan diperkebunan kelapa sawit mengalami kecelakaan. Akibatnya empat orang buruh harian lepas asal warga desanya sendiri mengalami luka berat. Sedangkan satu orang lagi dari buruh harian lepas dari Desa Loka Jaya mengalami patah tulang kini dirawat di Pukesmas Kota Baru.

"Kami minta pihak perusahaan dapat bertanggungjawab untuk memberikan jaminan kecelakaan kerja, meskipun mereka adalah karyawan lepas diperkebunan kelapa sawit milik perusahaan," terannya didampingi Kades Loka Jaya Zulhari.

Dia menyatakan jaminan kecelakaan kerja tidak hanya kali ini dialami masyarakat tempatan. Bahkan semenjak berdirinya perusahaan tahun 2010 sudah banyak kasus yang terjadi diperusahaan perkebunan kelapa sawit dilingkungan masyarakat sekitarnya.

Ia mengungkapkan selain kasus kecelakaan kerja ada kasus lahan plasma masyarakat belum diserahkan oleh pihak perusahaan. Sehingga masyarakat setempat dirugikan dengan keberadaan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

"Kami minta persoalan jaminan kecelakaan kerja bisa diperhatikan pemerintah daerah dan pihak perusahaan wajib tanggungjawab kepada pekerja harian lepas. Padahal lahan perkebunan kelapa sawit itu milik masyarakat setempat. Tapi keberadaan masyarakat tidak diperhatikan secara layak oleh pihak perusahaan," tukasnya dihadapan Ketua DPRD Kabupaten Melawi. (irn)

Berita Terkait