Kebut Perbaikan sebelum Tahun Baru, Jembatan Penghubung Rusak

Kebut Perbaikan sebelum Tahun Baru, Jembatan Penghubung Rusak

  Rabu, 30 December 2015 09:45
RUSAK: Jembatan penghubung di dermaga yang menghubungkan Kecamatan Tebas dengan Kecamatan Tekarang, Jawai, dan Kecamatan Jawai Selatan Main Brid (MB) mengalami kerusakan. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SAMBAS – Rusaknya jembatan penghubung di dermaga yang mengubungkan Kecamatan Tebas dengan Kecamatan Tekarang, Jawai, dan Kecamatan Jawai Selatan Main Brid (MB), membuat lintasan tersebut ditutup. Penutupan tersebut berlaku bagi kendaraan roda empat yang hendak melakukan penyeberangan melalui Dermaga Tebas Kuala – Perigi Piai, hingga perbaikan selesai. 

“Sudah tiga hari ini dermaga penyeberangan Tebas Kuala – Perigi Piai MB patah. Itu disebabkan banyak aktivitas kendaraan roda empat, khususnya truk bermuatan melintas dermaga, sehingga jembatan penghubung dari dermaga kapal feri penyeberangan patah,” ungkap kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dinas Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi (Dishubkompinfo) Kabupaten Sambas, Indra Gunawan, Selasa (29/12) di Sambas. Ia mengatakan, dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mereka telah melakukan perbaikan MB dermaga. Mereka mengupayakan agar aktivitas roda empat secepatnya bisa kembali beraktivitas, sehingga pelayanan masyarakat dapat segera diatasi. "Kita targetkan sebelum malam tahun baru, jembatan penghubung dermaga ini bisa segera rampung. Walaupun sifatnya sementara, yang terpenting aktivitas masyarakat dapat kembali,” katanya.

Saat ini mereka terus mengawasi pelaksanaan perbaikan jembatan penghubung dermaga. Dia berharap sebelum malam tahun baru bisa terselesaikan, bahkan mereka akan selalu memantau pengerjaannya. “Setelah selesai, maka kendaraan roda empat bisa kembali beraktivitas. Diharapkan semua pihak dapat bersama-sama mengawasi dermaga Tebas Kuala – Perigi Piai, sambil menunggu dermaga baru selesai, sehingga aktivitas dermaga dapat kembali normal,” imbau dia.

Salah satu warga, ‎Dedi, asal Kecamatan Jawai Selatan, berharap agar aktivitas dermaga bisa kembali normal. Sebab, diakui dia, sejak dermaga penyeberangan Tebas Kuala – Perigi Piai rusak, kendaraan roda empat dari Kecamatan Jawai, Jawai Selatan, dan Tekarang harus menyeberang melalui dermaga Sekura – Tanjung Harapan, sedangkan jalannya rusak. “Kalau gunakan motor air Sungai Batang – Penjajab, biayanya mahal, sehingga warga berharap penyeberangan Tebas Kuala – Perigi Piai cepat diperbaiki, “ ungkapnya.

Menyambut malam Tahun Baru 2016, dia tak memungkiri jika banyak masyarakat yang ingin membawa keluarga berjalan-jalan menggunakan mobil. Tentunya, menurut dia, alternatif utama masyarakat melalui dermaga Tebas Kuala – Perigi Piai untuk menuju ke Sambas atau Singkawang. “Kita berharap Dishub Kabupaten Sambas dapat menyelesaikan perbaikan dermaga tepat waktu, sehingga menyambut malam tahun baru aktivitas dermaga kembali normal,” pintanya. (har)

 

 

Berita Terkait