Keberadaan Putri Dirahasiakan

Keberadaan Putri Dirahasiakan

  Selasa, 15 March 2016 10:56

Berita Terkait

BK Harus Tindak Kajot

BENGKAYANG--Kejiwaan Putri Lusiando (26) terganggu semenjak kenal dengan Martinus Kajot, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang.

Guru SMKN 2 Bengkayang tersebut bertingkah aneh selama berhubungan dengan orang nomor satu di Legislatif Kabupaten Bengkayang. 

Perbuatan Putri Lusiando dikenal penurut dan patuh kepada orangtua, kini, putri pertama dari Andoi, warga Sebopet, berani menentang dan membantah kedua orangtuanya.

"Selama Putri kenal dengan Kajot, sikapnya berubah. Tidak lagi ceria dan berani menentang orangtua," ucap Alius Belang, 43, kakek Putri Lusiando, kepada media ini.

Dia mengatakan dari prilaku Putri yang aneh, pihak keluarga membawanya pergi dari daerah Kabupaten Bengkayang. Dikarenakan Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang itu selalu berharap kalau Putri menjadi istrinya.

Ia menuturkan pihak keluarga tidak setuju karena Martinus Kajot terkenal memiliki banyak istri dan kawin cerai. Keluarga juga menolak putri dan Kajot untuk menjalin cinta perkawinan. Hingga akhirnya kondisi Putri tidak sehat dan mengalami gangguan kejiwaan.

"Pihak keluarga meminta merahasiakan keberadaan Putri. Hingga sekarang Putri tidak boleh ditemui oleh siapapun. Karena kondisi Putri sementara ini tidak sehat," imbuh Kakek Putri tersebut. Martinus Ujang (46) keluarga Putri lainnya menambahkan pihaknya akan menuntut perbuatan Martinus Kajot karena telah menggungah fotonya bersama Putri  di media sosial facebook di salah satu kamar hotel. 

Perbuatan orang nomor satu legislatif Kabupaten Bengkayang dinilai tidak wajar  dan menampilkan foto bersama di kamar hotel bersama perempuan yang bukan istrinya.

"Perbuatan Kajot ini sudah melanggar kode etik Dewan. Kami minta badan kehormatan menindaklanjuti perbuatan tidak terpuji karena telah mencoreng nama baik lembaga kehormatan perwakilan rakyat," ungkapnya.  

Dia menyatakan sesuai dengan perbuatannya selaku publik figure di lembaga legislatif, tidak pantas pejabat negara berada di hotel bersama perempuan yang bukan istrinya dan berbuat negatif. 

Ia mengharapkan kebijakan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang untuk mengusut tuntas permasalahan Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Martinus Kajot. Perbuatan tersebut harus diberikan sanksi tegas karena telah mencemari nama baik keluarga Putri dan kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkayang.

"Dokumen kita sudah lengkap dan sudah kita persiapkan. Tinggal badan kehormatan yang akan memberikan sanksi kepada anggota dewan karena sudah melanggar kode etik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mapun sebagai sanksi kader partai politik" tukasnya. (irn)

Berita Terkait