Kebakaran di Pasar Bodok, 33 Bangunan Ludes

Kebakaran di Pasar Bodok, 33 Bangunan Ludes

  Jumat, 2 September 2016 09:23
LUDES: Beberapa warga dan anak sekolah melintas di bekas kebakaran Pasar Bodok, Kabupaten Sanggau, Kamis (1/9). 33 bangunan ludes dilahap si jago merah. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini. SUGENG/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PARINDU-Pasar Bodok, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau kembali membara. Kamis (1/9) dini hari terjadi kebakaran yang menghanguskan 33 bangunan. Sedangkan dua bangunan lainnya turut terkena imbas kebakaran tersebut. Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi sekira pukul 01.45 wib tersebut. 

Mengetahui hal tersebut, warga langsung berhamburan menyelamatkan diri termasuk diantaranya ada yang melompat dari lantai dua rukonya. Tak ada kesempatan untuk menyelamatkan barang karena api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan yang mayoritas bangunan lama dan terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar.

Dari sejumlah saksi yang diambil keterangan oleh kepolisian menyebutkan bahwa api berasal dari bangunan ruko bernomor sembilan. Bangunan milik Sum Big Kiu ini merupakan warung kopi dan juga berjualan minuman. 

Koordinator Pemadam Kebakaran Bodok, Heri Wijaya mengatakan awal kejadian ini diketahui lebih dulu oleh salah seorang petugas keamanan salah satu bank yang ada di Pasar Bodok tersebut. Awalnya muncul asap dari bangunan tersebut dan kemudian tidak lama keluar api dan terus membesar menjalar ke bangunan lainnya.

Kebakaran ini merupakan yang terbesar sejak terakhir kali terjadi tahun 1983 silam. Dalam rentang waktu tersebut sedikitnya sudah terjadi 6 kasus kebakaran. 

“Kejadian ini termasuk yang terbesar paska kejadian 1983 silam,” ujarnya ditemui Pontianak Post, Kamis pagi. 

Asai-panggilan akrab Heri-melanjutkan bahwa pihaknya mendapat informasi sekira pukul 02.00 wib. Pihak pemadam di Bodok langsung bergerak cepat dan langsung melakukan pemadaman. Pihaknya turut dibantu oleh unit pemadam kebakaran dari sejumlah kecamatan termasuk juga dari Damkar Pemkab Sanggau. “Lebih dari 5 mobil pemadam yang membantu pemadaman api termasuk dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Landak,” kata dia.

Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 05.00 wib. Pada pagi harinya, sampai dengan sore kemarin, pemadam masih terus menyirami lokasi kebakaran karena api masih terus menyala disejumlah sisa bangunan. “Banyak bahan yang mudah terbakar. Jadi api masih terus hidup. Kami akan tangani. Mungkin penyiraman masih akan kami lakukan sampai malam hari sampai api benar-benar padam,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kapolsek Parindu, AKP Robert Hutahaean ketika ditemui dilapangan menyampaikan telah mengambil sejumlah keterangan dari para saksi mata untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Dia memastikan sejauh ini tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Kepolisian juga telah memasang police line untuk menutup lokasi kejadian dari masyarakat. Pemasangan police line sendiri untuk mengantisipasi pihak-pihak luar dan tidak berkepentingan memasuki lokasi tersebut serta menghindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Menurutnya, kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara pada Jumat yang akan dilakukan langsung oleh Tim Inafis Polda Kalimantan Barat. Dia memastikan sejauh ini kondisi sudah dapat dikendalikan dengan baik. “Olah TKP akan dilakukan oleh Tim Inafis dari Polda Kalbar pada hari Jumat. Situasi aman terkendali. Kami juga masih standby-kan anggota dilapangan untuk pengamanan dan juga mengatur lalu lintas jalan utama,” ungkap dia. 

Atas kejadian kebakaran di Pasar Bodok, pihak kepolisian setempat melakukan penutupan jalan sementara di persimpangan jalan utama Bodok-Meliau. Hal ini untuk memudahkan mobil pemadam kebakaran untuk melokalisasi bangunan lainnya yang tidak ikut terbakar.

Kemarin, Pemerintah Kabupaten Sanggau juga menyerahkan langsung bantuan social kepada para korban. Penyerahan bantuan disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, AL. Leysandri didampingi BPBD Sanggau dan sejumlah pejabat teras di Pemkab Sanggau. 

Sampai berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan pendataan terhadap pemilik bangunan yang terbakar. Kepolisian juga belum dapat memastikan kerugian yang ditimbulkan dari kejadian tersebut termasuk jumlah kendaraan yang ikut terbakar. 

“Kerugian belum bisa kami pastikan. Kendaraan yang ikut terbakar juga masih dalam pendataan. Anggota masih lakukan pengumpulan data lengkapnya,” tegasnya. (sgg)

Berita Terkait