Karpet Kian Diminati , Dulu Kios, Kini Miliki Ruko

Karpet Kian Diminati , Dulu Kios, Kini Miliki Ruko

  Senin, 14 December 2015 08:13
KARPET: Beragam corak dan motif karpet ditawarkan penjual kepada konsumen. Karpet bukan lagi barang mewah sehingga masyarakat banyak membutuhkannya sebagai hiasan di dalam rumah. HARYADI/PONTIANAKPOST

Karpet atau permadani menjadi barang wajib untuk interior rumah. Termasuk kantor dan hotel. Jika dulu ini adalah barang mewah, sekarang tidak lagi. Karena, hampir setiap kalangan memiliki karpet. Kebutuhan yang tinggi mendorong orang untuk menjual permadani.Ramses L Tobing, Pontianak

HASAN terlihat ramah ketika wartawan koran ini mampir ke Toko Anugerah Gorden miliknya di Jalan Nusa Indah I. Di tengah kesibukannya, pria berperawakan tinggi itu bercerita suka duka berjualan karpet.
Dia satu dari beberapa orang yang terjun ke usaha penjualan karpet dan permadani. Namun di toko miliknya, tidak hanya karpet atau permadani saja yang dijual. Ada juga barang lain. Seperti bed cover, sprei, kasur, horden, bantal kursi dan beberapa interior rumah lainnya. “Usaha ini sudah saya jalani selama enam tahun,” kata Hasan.

Pemain usaha yang tidak banyak membuat Hasan lebih serius menekuninya. Jika dulu dia hanya sewa kios, sekarang tidak lagi. Jika dulunya dia mengambil barang dari agen lokal sekarang sudah langsung ke agen pusat. Ini dilakukan untuk menghindari persaingan harga. Usaha yang dibangunnya selama enam tahun pun sudah tumbuh besar. Dari awal yang hanya berjualan di kios, sekarang dia sudah memiliki toko yang besar dan beberapa karyawan.

“Tahun pertama dan kedua cukup sulit untuk menjalaninya. Begitu tahun ketiga, perlahan-lahan modal sudah kembali dan usaha pun berjalan tenang,” jelas pria berusia 47 tahun itu.
Ada beragam harga yang ditawarkan Hasan untuk setiap karpet yang dijualnya. Tentunya harga itu ditentukan dengan ukuran karpet. Semakin besar, maka harga karpet pun semakin mahal.
Kemudian Hasan tidak hanya menjual karpet untuk skala kecil. Jika ada konsumen yang ingin membeli dengan partai besar, dia bisa melayani. Tentunya dengan harga yang berbeda.
Menurut Hasan, karpet dengan motif minimalis paling banyak dicari konsumen. Tampilan menjadi salah satu alasan karpet motif ini diburu pembeli. Dari sisi harga pun lebih terjangkau. Kisarannya dari Rp150 ribu hingga Rp400 ribu.
Sejauh ini, jelas dia, tidak banyak kendala berarti dalam menjalankan usaha ini. Sebab, produk yang dijual adalah kebutuhan sekunder bagi masyarakat. Termasuk dalam pengirimannya.
Jika pun telat, tidak menjadi soal. Pasalnya barang ini tidak busuk. Justru kendala yang sebenarnya pada kondisi perekonomian. Turunnya daya beli masyarakat, maka akan berpengaruh pada omset yang diperoleh setiap bulannya. “Saat kondisi seperti itu harga tetap stabil. Cuma jumlah pembeli memang kadang naik dan kadang turun,” ujarnya.
Tetapi berbeda ketika saat peringatan hari besar. Seperti menjelang Idul Fitri dan Natal. Dalam kondisi seperti itu, penjual kebanjiran order. Jumlah barang yang dijual pun meningkat 100 persen dari hari biasanya.
“Paling ramai itu bulan puasa. Semakin dekat ke lebaran, semakin ramai. Cuma persoalannya, pengiriman tertunda. Ini karena produk makanan lebih diutamakan masuk di pelabuhan. Sedangkan barang-barang kita adalah kebutuhan sekunder,” bebernya.
Di kawasan Jalan Nusa Indah memang bisa ditemui beberapa penjual karpet dan permadani. Seperti di Istana Sprei Cantik Jelita. Toko ini juga menjual berbagai barang. Jadi tidak hanya karpet dan permadani. Ada juga sprei, bed cover, sarung, bantal dan pakaian. “Toko ini berdiri kurang lebih 10 tahun,” kata Fitri karyawan di Istana Sprei Cantik Jelita.
Karpet yang dijual tersedia berbagai ukuran. 2,1 meter x 3,1 meter, 1,6 meter x 2,1 meter, 1 meter x 1,5 meter. Untuk harga dari Rp150 ribu hingga Rp500 ribu. Semakin besar karpet dan kualitas semakin bagus maka harganya pun semakin mahal.
Produk-produk ini didatangkan dari Jakarta. Penjualan akan meningkat drastis menjelang Idulfitri atau Natal. Untuk motif yang paling banyak dicari, karpet dengan motif minimalis.**