Kapuas Hulu Raih Juara III

Kapuas Hulu Raih Juara III

  Rabu, 18 May 2016 09:52
MEMBERI PENJELASAN: Petugas di stan Pemkab Kapuas Hulu memberikan penjelasan mengenai produk lokal Kabupaten Kapuas Hulu kepada Kepala Dinas Koperasi Provinsi Kalbar. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Bulan lalu, stan Kabupaten Kapuas Hulu berhasil menyabet juara III stan terbaik pada Pameran Produk Unggulan dan Peluang Investasi di Semarang. Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu meraih peringkat yang sama, pada Pameran Produk Unggulan Khas Daerah (PUKD) di Pontianak, 12 – 15 Mei, yang diikuti utusan kabupaten/kota se-Indonesia.

Yohanes Telajan, kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Pengaduan Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu  (KPMP2T) Kabupaten Kapuas Hulu, menjelaskan bahwa kriteria penilaian stan ialah keindahan stan, kebersihan, penampilan desain stan, kemudian eksterior maupun interiornya. Di samping itu, dia menambahkan, tentu saja penampilan materi informasi yang dipamerkan dan penampilan serta keterampilan para petugas stan.

Kegiatan pameran diikuti oleh dinas, badan, kantor, serta UKM di seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta 98 peserta. Produk yang dipamerkan Kapuas Hulu, dikatakan dia, berupa produk unggulan daerah, seperti kerajinan tangan, tenun, syal, pernak pernik dari manik, dan makanan khas Kapuas Hulu seperti kerupuk basah. Di samping itu, dia menambahkan, tentu saja produk olahan dari instansi teknis seperti ikan asin dan ikan asap (salai ikan) dari Dinas Perikanan kabupaten ini. 

Untuk media informasi mengenai peluang dan potensi dan investasi, dikatakan Yohanes bahwa pihaknya bersama tim teknis memberikan ingorma. Kemudian mereka juga memberikan informasi berupa potensi pertambangan dari tim teknis pertambangan melalui leaflet. Untuk potensi pariwisata, mereka menyediakan media informasi berupa leaflet, yang di dalamnya telah berisi berbagai informasi  mengenai objek pariwisata di Bumi Uncak Kapuas. 

“Begitu juga untuk informasi lain seperti keberadaan cagar budaya, kemudian budaya lokal Kapuas Hulu,” papar Yohanes. 

Adapun juara pertama diraih Pemerintah Kota Pontianak, dengan jumlah nilai 960, disusul Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sekadau (juara) dengan nilai 920, dan Pemkab Kapuas Hulu, juara III, dengan nilai 910. “Ini tentu merupakan prestasi yang mengembirakan,” ungkap dia.

Berbagai prestasi yang diraih Kapuas Hulu, baik di tingkat nasional maupun provinsi, menurut dia, memperlihatkan bagaimana kabupaten paling timur di wilayah Kalbar ini tidak kalah dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Dan ini, ditegaskan dia, semakin menunjukkan bagaimana Kapuas Hulu memiliki daya saing. “Demikian juga dengan produk-produk lokal Kapuas Hulu yang miliki daya saing di pasar lokal dan nasional, itu dibuktikan dalam pameran,” pungkasnya.(aan)

Berita Terkait