Kapuas Hulu jadi Target Reses Senayan

Kapuas Hulu jadi Target Reses Senayan

  Selasa, 17 May 2016 11:00
KUNJUNGAN RESES: Sukiman, anggota DPR-RI saat berdialog dengan Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero, dengan didampingi sejumlah pejabat dan politisi daerah ini di Pemda Kapuas Hulu. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Sejumlah anggota DPD dan DPR/MPR-RI sudah berkunjung ke Bumi Uncak Kapuas, dalam tangka menyerap aspirasi masyarakat (Reses). Jika sebelumnya Wakil Ketua MPR-RI Oesman Satpa Oedang (OSO) dan Sekretaris Fraksi Partai Nasdem DPR-RI Syarief Abdullah, maka kali ini Sukiman, anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang berkunjung ke kabupaten ini. 

Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero menyambut kunjungan reses para politisi Senayan tersebut ke Bumi Uncak Kapuas. Dia berharap, dengan adanya reses anggota DPD, DPR, dan MPR-RI ini, akan berdampak baik bagi Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam catatan dia, kedatangan Sukiman ini merupakan kunjungan orang ketiga terkait reses di kabupaten ini, setelah Syarief Abdullah dan OSO.

"Kapuas Hulu saat ini jadi target reses, itu salah satu cara untuk menjaga konstituen dan menjaring kebutuhan pembangunan," tutur Wabup di sela kegiatan reses Sukiman di Aula Setda Kapuas Hulu, Senin (16/5). Menurut dia, anggota DPR RI hadir di Kapuas Hulu ini, demi menyambung agenda pembangunan. Sebagai anggota parlemen, dijelaskan dia bahwa para legislatif tersebut memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. “Kafasitas dewan tentu sangat dibutuhkan,” kata mantan anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu tersebut.

Dia yakin, kedatangan legislator Senayan ke daerah, sangat diharapkan masyarakat. Terutama, dia menambahkan, kepada mereka harapan digantungkan, untuk mengatasi kendala pembangunan yang ada. Harapan dia, dengan adanya kunjungan DPR RI tersebut, dapat membantu menyelesaikan masalah di Bumi Uncak Kapuas. Anton, sapaan karibnya, berharap agar Sukiman dapat memperjuangkan kekurangan seribu guru di kabupaten ini sampai 2017 nanti. 

Di sisi kesehatan, dia mengungkapkan bagaimana Kapuas Hulu ini begitu terbatas jumlah tenaga dokternya. Disebutkan dia, untuk dokter umum mereka baru diperkuat sembilan dokter dengan delapan  spesialis. "Ini yang perlu diperhatikan ke depan, di samping kendala di sisi infrastruktur jalan," tuturnya. 

Pemkab, diungkapkan dia, mengharapkan ada regulasi yang tidak memperberat daerah, tetapi memberikan kesempatan yang luas bagi daerah otonomi untuk mengembangkan daerah ini.

Sementara itu, anggota DPR RI, Sukiman, mengatakan jika dirinya memang sedang melaksanakan kunjungan kerja masa reses mereka. "Sebelum ini saya sudah ke Semitau dan Lanjak. Dalam satu kabupaten saya biasa kunjungi sepuluh titik, kunjungan ini berkaitan dengan tugas komisi II," tutur mantan Ketua DPRD Kabupaten Melawi tersebut. 

Dijelaskan anggota Komisi II tersebut jika di komisi mereka terdapat 15 bidang pembangunan yang harus ditangani. Keseluruhannya, disebutkan dia, lebih mengarah pada peningkatan pelayanan publik. 

Dia mengatakan, ada lima pilar yang perlu dibangun di setiap daerah, di antaranya supermasi hukum, pembangunan yang baik, refomasi birokrasi, pengawasan, dan sinergitas. Sukiman menambahkan, pemerintah desa sudah terangkum di dalam undang-undang. Disebutkan dia, seperti dana desa, di mana itu bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. "Dana itu harus dikelola secara tepat dan benar," katanya.

 Ada pula pendamping desa yang, diungkapkan dia, begitu diperhatikan pemerintah pusat untuk setiap desa di daerah. Dalam menjaring pendamping desa, dia berulang kali mengatakan agar jangan didrop dari luar daerah. “Prioritaskan tenaga sarjana dari desa setempat. Orangnya harus punya kualitas, bukan untuk orang yang adalah jaringan partai atau pun orang dekat yang kurang berkapasitas. Semua pendamping yang direkrut harus profesional dan harus ahli,” pungkasnya. (aan)

Berita Terkait