Kapolres: Ini Spontanitas

Kapolres: Ini Spontanitas

  Selasa, 28 June 2016 09:45
SERAH BANTUAN: Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin menyarahkan bantuan kepada korban banjir Dusun Tosoing Loing, kemarin (27/6), yang penerimaannya diwakili Kepala Desa Tanjung Lokang Hermanto. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Setelah empat hari menghimpun dana bantuan, Senin (27/6) pagi Kepolisian Resor (Polres) Kapuas Hulu menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang dan longsor di Dusun Tosoing Loing, Desa Tanjung Lokang, Kecamatan Putussibau Selatan. Bantuan tersebut diterima langsung Kepala Desa (Kades) Tanjung Lokang Hermanto, yang disaksikan jajaran Forkopimda dan Muspika Kecamatan Putussibau Selatan.

Kepala Polres (Kapolres) Kapuas Hulu AKBP Sudarmin mengatakan bahwa bantuan yang dihimpun mereka tersebut, merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena musibah. "Bantuan ini merupakan spontanitas dari anggota. Ini sebagai bentuk kepedulian atas musibah tersebut," katanya.

Bantuan yang disalurkan mereka tersebut berupa mi instan, beras, minyak goreng, pakaian, air mineral, ikan dalam kemasan kaleng, sabun, pembalut, hingga susu. Selain itu juga disalurkan bantuan gula, kopi, dan uang senilai Rp7,6 juta. "Kami harapkan dengan bantuan ini masyarakat dapat terbantu dan meringankan beban mereka dalam menghadapi musibah,” tutur Kapolres.

Untuk pengiriman bantuan tersebut dilakukan mereka kemarin (27/6), sembari mencari tranportasi. "Kemungkinan besok barang ini sudah sampai ke masyarakat Tanjung Lokang," ucapnya.

Bantuan yang dikumpulkan sepanjang 20 – 24 Juni tersebut, merupakan sumbangan anggota Polres dan masyarakat. Sumbangan tersebut dihimpun langsung ke lapangan dan dikumpulkan untuk diserahkan kepada korban banjir melalui Kepala Desa (Kades) Tanjung Lokang Hermanto.

Sementara itu, Kades Hermanto mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah dihimpun dan diberikan Polres Kapuas Hulu tersebut. Hermanto mengaku, bantuan tersebut merupakan kali kedua, setelah bantuan pertama yang mereka terima dari Pemkab Kapuas Hulu. "Sebelumnya Pemda ada memberikan bantuan kepada kami," ucapnya.

Dia mengatakan, saat ini yang diperlukan masyarakat adalah penanganan kesehatan. Karena, akibat musibah tersebut, diungkapkan dia tidak sedikit masyarakat yang terserang penyakit seperti demam, filek, dan flu.

"Masyarakat membutuhkan tenaga kesehatan, karena di sana tidak ada tenaga kesehatan yang memadai," aku Hermanto. Dikatakannya, paskakejadian banjir dan longsor, aktivitas di desa masih lumpuh. Pasalnya, dia menambahkan, listrik yang bersumber dari PLTMH di desanya siang dan malam hari tidak bisa hidup akibat banjir. Untuk penerangan, diakui dia, jika masyarakat terlebih menggunakan genset dan penerangan seadanya.(aan)

Berita Terkait