Kapolda Kalbar Pimpin Langsung Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Kapolda Kalbar Pimpin Langsung Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan

  Rabu, 24 Agustus 2016 07:13
Kapolda Kalbar memadamkan api di kawasan Jalan Parit H Husin II, Pontianak Tenggara.

Berita Terkait

KAPOLDA Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Musyafak MM, Selasa (23/8) siang memimpin langsung pemadaman kebakaran hutan dan lahan di ujung Jalan Parit Haji Husin II,  Pontianak Tenggara.

Sebelum pemadaman dilangsungkan Kapolda menyempatkan diri memberikan petunjuk dan arahan kepada petugas pemadaman, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD Kota Pontianak, Damkar Swasta dan camat serta lurah yang wilayahnya ada terjadi  pembakaran lahan. Juga ada pemadam kebakaran swasta dibawah kepemimpinan  Ateng Tanjaya (Alfa Tenggo).

Lahan yang terbakar ada dibeberapa lokasi diantaranya didekat masjid diujung Jalan Parit Haji Husin dua, dibelakang ruko yang sedang dirintis untuk dibangun perumahan, didekat Kompleks perumahan semuanya dilokasi Jln Parit Haji Husin dua Pontianak Tenggara, Karena lahan yang teebakar adalah lahan gambut, sehingga menyulitkan petugas pemadaman untuk memadamkan api. Api berada dikedalaman tanah.
Kondisi ini diperparah lagi dengan sulitnya petugas pemadaman mendapatkan air, sehingga ada warga yang berbaik hati, air penampungan dari PDAM direlakan disedot untuk memadamkan api, karena bila dibiarkan api akan menjalar kemana mana.


  Sementara itu dilokasi lain di wilayah desa Rasau Jaya dua Patok 50 ( 60 km dari Polda Kalbar ) di wilayah Polresta Pontianak Kota, lahan yang terbakar cukup besar hampir 200 hektar. Lahan ini milik warga masyarakat. Sebenranya sudah banyak langkah yg dilakukan Polda Kalbar dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Diantaranya melakukan tindakan pencegahan dini melalui kegiatan door to door system yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas, memasang maklumattentang larangan membakar lahan dan hutan,  menjadi pembina upacara di sekolah secara serentak dengan materi bahaya dan sanksi serta dampak dari Karhutla, membentuk pleton patroli desa di 1633 desa. Bekerja sama dgn Dinas Pertanian melakukan rekayasa Tehnologi Pertanian melalui pembuatan Trichodherma dan sebagainya.
Demikian juga kegiatan prevensi melalui patroli bersama Polri, TNI, Manggala Agni dan Kepala desa, dilaksanakan awal Februari lalu, patroli udara sekaligus melihat titik api dan mencatat titik kordinat untuk ditindak lanjuti oleh fungsi penegakan hukum.
Penegakan hukum juga dilakukan oleh jajaran Polres dan Polda, untuk tingkat Polres menangani kasus perorangan dan untuk tingkat Polda menangani kasus korporasi.
Sampai dengan hari ini jumlah orang yang dimintai keterangannya berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan tujuh orang. Dari jumlah tersebut tiga  diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu yang lainnya masih dalam penyelidikan dan tidak menutup kemungkinan statusnya akan ditingkatkan menjadi tersangka, tergantung  dari hasil pemeriksaan dan bukti yang ada.
Berdasarkan pemantauan dan fakta dilapangan bahwa kebakaran ini terjadi diawali dengan Pembakaran yg dilakukan secara sengaja oleh warga , setelah itu api masih menyala dan ditinggalkan, sehingga merembet kemana mana.
Berdasarkan  pengecekan dilapangan, nampaknya pembakaran ini dilakukan secara sengaja dilahan tidur yg ditinggalkan pemiliknya atau membuka pemukiman baru. Mereka para pengembang  mencari mudahnya untuk membersihkan lahan dgn cara membakar tanpa memikirkan dampak yg ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan, akibatnya ditanggung oleh kita semua diantaranya, ada yg terkena penyakit ISPA, udara menjadi tidak sehat dan yg lebih parah lagi terganggunya penerbangan. Kondisi seperti ini hampir setiap tahun terjadi dan terjadinya dilokasi lokasi yg sama, maka tidak ada cara lain selain melakukan pemadaman dan penegakan hukum untuk membuat efek jera.


Kehadiran Kapolda Kalbar ditengah tengah petugas pemadam baik Polisi,  TNI, Manggala Agni, BNPBD Kota Pontianak dan Pemadam Kebakaran Swasta memberikan nilai tersendiri, disamping memberikan semangat dan motivasi dalam memadamkan api, juga para pemadam kebakaran swasta merasa seperti mendapat siraman es ditengah terik matahari, krn beberapa waktu yg lalu mereka sempat menyampaikan isi hatinya didepan Kapolresta terkait minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki. Pada kesempatan  tersebut Kapolda memberikan bantuan selang pemadam kebakaran.
Usai melakukan pemadaman Kapolda beserta petugas pemadaman lainnya melaksanakan Konsolidasi di Posko Penanggulangan kebakaran Hutan dan Lahan. Sekaligus makan nasi bungkus bersama.
Sementara itu ketua Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta Kalimantan Barat Ateng Tanjaya yg mendampingi Kapolda, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Kalbar yg telah memberikan semangat dan motivasi kepada anggotanya, sehingga rasa capek menjadi hilang dan Ateng Tanjaya bangga dgn Kapolda krn disamping bisa makan nasi bungkus lesehan bersama Kapolda, juga kepedulian Kapolda kpd pemadam Kebakaran swasta cukup tinggi, yg diwujudkan dgn pemberian bantuan  selang pemadam kebakaran.(PNC/SW).

 

Berita Terkait