Kapolda Ingatkan Finalis Bujang dan Dara Tentang Bahaya Narkoba

Kapolda Ingatkan Finalis Bujang dan Dara Tentang Bahaya Narkoba

  Jumat, 21 Oktober 2016 15:24

Berita Terkait

KEPALA Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Polisi Drs. Musyafak SH.MM mengingatkan kepada kawula muda, melalui Finalis Bujang dan Dara Kota Pontianak, membantu mensosialisasikan bahaya narkoba kepada generasi muda, karena masalah narkoba menjadi ancaman nomor satu di Indonesia.
Apalagi wilayah Kalimantan Barat ini memiliki perbatasan sepanjang 867 Km,  dengan Negara Sarawak Malaysia Timur, dimana disepanjang perbatasan tersebut banyak jalan setapak yang sudah berubah menjadi jalan hajah. Sehingga sangat memungkinkan disepanjang perbatasan itu dimanfaatkan oleh para pengedar narkoba untuk memasukkan narkoba ke Indonesia. Hal ini bisa dilihat data pengungkapan kasus yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian, termasuk  pengungkapan narkoba jenis sabhu 67 Kg, di Pulau Jawa, berasal dari Kalimantan Barat.

Demikian juga pengungkapan kasus narkoba jenis Sab di Kalimantan Barat, yang hampir mendekati  60 Kg  dan 39.000 butir  ectasy. Itu menunjukkan bahwa daerah Kalimantan Barat sangat rawan dengan penyalahgunaan narkoba. "Bujang dan Dara Pontianak diharapkan bisa mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat," kata Kapolda Kalbar ketika menerima Audiensi Finalis Bujang Dara di Coffee Morning Polda Kalbat Jumat ( 21/10) pagi.
Sebelum acara ditutup diakhiri dgn paparan Kapolda Kalbar tentang rekruitmen menjadi anggota Polisi, bahwa untuk masuk menjadi anggota Polisi, tidak dipungut bayaran, bahkan seorang anak buruh pelabuhan juga ikutan dan lulus, sekarang sudah bertugas di Sabhara Polda Kalbar.(humas polda kalbar)

Berita Terkait