Kamis Malam Kembali Atraksi Tatung dan Naga , 26 Februari Ritual Bakar Naga

Kamis Malam Kembali Atraksi Tatung dan Naga , 26 Februari Ritual Bakar Naga

  Rabu, 24 February 2016 10:35
TATUNG DAN BARONGSAI: Tatung dan barongsai saat beraksi pada Senin (22/2) lalu. Rencananya Kamis (25/2) malam mendatang kembali akan dihelat atraksi tiga naga dan tatung di Kota Sukadana. DANANG PRASETYO/PONTIANA POST

Berita Terkait

SUKADANA – Ketua Umum Yayasan Vihara Maha Ratna Sukadana, Lim Mou Seng alias Handoyo, menjelaskan jika puncak perayaan Cap Go Meh (CGM) di Sukadana akan dihelat pada Kamis (25/2) malam mendatang. Dia yakin kegiatan tersebut bakal berlangsung semarak. Pasalnya mereka akan menyuguhkan tiga ekor naga yang dikeluarkan di Kayong Utara. Tak hanya itu, mereka juga kembali menampilkan liukan-liukan barongsai dan kehebatan para tatung.

“Tahun ini perayaan Cap Go Meh bakal lebih meriah dari tahun sebelumnya. Sebab, pada tahun ini dikeluarkan tiga ekor naga dan ini kali pertama dilakukan,” kata Handoyo dihubungi, Senin (22/2).

Untuk tiga ekor naga itu, dijelaskan pemilik Mini Market Laris Manis Sukadana ini, berbeda ukurannya satu sama lain. Dua ekor naga, menurut dia, ukurannya lebih kecil yakni dengan panjang hanya 20 meter. Sedangkan seekor naga lainnya, dia menambahkan, memiliki ukuran lebih panjang yakni 60 meter.

Sementara, untuk puncak kegiatan pada 25 Februari tersebut, dijadwalkan mereka dimulai pukul 14.00 WIB. Para peserta akan dikumpulkan mereka di Kelenteng Thian How Sia Bo atau Yayasan Vihara Maha Ratna di Sukadana. Di sana, mereka akan mengawali dengan ritual terlebih dahulu.

Handoyo sendiri memastikan jika aksi-aksi menarik tersebut akan disuguhkan mereka selepas umat Islam menunaikan salat maghrib. Ketika itu mereka baru akan memulai pawai di sekitar Pasar Sukadana kemudian menuju Hotel Mahkota Kayong – rumah kediaman Bupati Kayong Utara – rumah kediaman Wakil Bupati Kayong Utara – Polsek Sukadana, kemudian berjalan mengarah ke Pangkalan Buton dan kembali ke Kelenteng.

Dalam kegiatan ini, mereka bahkan melakukan kerja sama dengan SMAN 1 Sukadana. “Kita menjalin kerja sama dengan SMAN 1 Sukadana, di mana mereka akan menerjunkan pemain dram band, sehingga kegiatan pawai akan lebih meriah,” ujarnya.

Adapun untuk ritual bakar naga, menurut dia, akan dilaksanakan di Kelenteng Dewi Kwan Im di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, 26 Februari 2016. Agar kegiatan tahunan ini berlangsung aman, mereka pun telah melakukan koordinasi dengan petugas keamanan seperti Polri dan Satpol PP.

“Untuk koordiasi kita tetap minta bantuan dari pihak keamanan, sebab pawai ini melibatkan banyak orang. Untuk pemain naga saja sekitar 160 orang, sedangkan pemain drum band ada sekitar 50 orang, belum lagi lainnya,” jelasnya.

Menurut dia, keluarnya tiga naga pada Cap Go Meh perayaan tahun baru Imlek 2567 ini, berkat kerja sama antara Pengurus Kelenteng Dewi Kwan Im di Desa Rantau Panjang dan Thian How Sia Bo di Sukadana. “Kita harap ke depan kegiatan ini lebih meriah lagi,” harapnya.

Sosok yang karib disapa Pak Aseng ini berharap agar kegiatan ini menjadi daya tarik wisata. Ia meminta agar instansi terkait dapat terus mendukung kegiatan ini, sehingga orang luar pun berminat datang ke Kayong Utara. “Ini semata-mata untuk hiburan masyarakat kita yang haus hiburan,” terangnya. (dan)

 

Berita Terkait