Kali Ini Lebih Rileks

Kali Ini Lebih Rileks

  Selasa, 21 June 2016 09:30

Berita Terkait

BORDEAUX – Kalau format Euro 2016 masih seperti empat tahun silam, mungkin aroma matchday ketiga penuh ketegangan. Namun pergeseran format jumlah peserta juga tim yang lolos, matchday pamungkas lebih menjadi penuntas kewajiban. 

Di grup D, Spanyol sudah memastikan lolos lebih dahulu. Kemenangan atas Republik Ceko (13/6) dan Turki (18/6) membuat kaki-kaki pemain La Furia Roja, julukan Spanyol, lebih ringan menyongsong pertarungan lawan Kroasia. 

Dini hari nanti (22/6) di Nouveau Stade de Bordeaux laga Spanyol versus Kroasia akan menjadi penentuan siapa yang bertahta di puncak grup D. Spanyol sementara dengan poin enam sedang Kroasia dengan poin empat. 

Laga Kroasia versus Spanyol ini seperti de javu. Di Ukraina-Polandia lalu karena peserta 'cuma' 16 negara dan tiket lolos grup hanya dimiliki juara serta runner up grup, Kroasia yang kalah oleh Spanyol di laga pamungkas gagal masuk fase knock out. Kroasia duduk di posisi ketiga di bawah Spanyol dan Italia ketika itu. 

Seperti diberitakan AS kemarin (20/6) entrenador Spanyol Vicente Del Bosque mengatakan Sergio Ramos dkk harus bisa meneruskan dominasi di dua laga sebelumnya. Status juara grup D akan mempermudah pilihan lawan di babak 16 besar mendatang. Yakni antara peringkat tiga grup B,E, atau F. 

“Kami kesulitan membuat gol lawan Republik Ceko lalu keadaan membaik dan kami membuat tiga gol. Lawan Kroasia seharusnya tim kami makin nyetel dan pede,” ujar Del Bosque. 

Pria berusia 65 tahun itu seperti diberitakan AS dalam latihan terakhir kemarin akan ada empat nama baru yang dipersiapkan oleh Del Bosque. Yakni Mikel San Jose, Hector Bellerin, Koke, dan Aritz Aduriz. Empat nama tersebut akan menjadi substitusi nama-nama utama seperti Sergio Ramos, Juanfran, Cesc Fabregas, dan Alvaro Morata. 

Bek Real Madrid Sergio Ramos memang sedang 'diamankan' oleh Del Bosque. Sebab Ramos sudah mengantongi satu kartu kuning. Kalau di laga dini hari nanti (22/6) mantan pemain Sevilla itu terkena kartu kuning, maka di 16 besar mendatang Ramos bisa absen. 

Del Bosque akan memasang bek Athletico Bilbao Jose San Mikel sebagai ganti Ramos. Lagipula kabarnya Kroasia masih meragukan kondisi penyerangnya Mario Mandzukic buat tampil. Juanfran diistirahatkan karena kelelahan yang luar biasa dialami oleh bek Atketico Madrid itu. Bersama Rojiblancos, julukan Atletico, pemain berusia 31 tahun itu tampil 52 kali musim 2015-2016 ini. 

Sedang pengistirahatan Fabregas an Morata lebih karena strategi rotasi pemain menjelang bbak 16 besar. Del Bosque tak menolerir adanya alasan kelelahan atau kurang fit bagi anak asuhnya di 16 besar mendatang. Selain Mandzukic, motor serangan Kroasia Luka Modric juga besar kemungkinan absen. 

Pemain Real Madrid tersebut mengalami cedera pangkal paha ketika Kroasia imbang 2-2 lawan Republik Ceko lalu. Di luar empat nama tersebut masih ada satu nama lagi yang sebenarnya punya kans dibangku cadangkan. Yakni kiper David De Gea. Sebagai gantinya Iker Casillas akan dimainkan. 

Dengan absennya Modric, maka dirijen lini tengah Kroasia dipasrahkan Cacic kepada Ivan Rakitic. Pemain Barcelona itu akan bahu membahu dengan Ivan Perisic dan Marcelo Brozovic. “Kami masih akan berundung dengan federasi mengenai cedera yang dialami Modric dan bagaimana kami akan bermain. Keputusan soal Modric bisa berubah pada hari-H mendatang,” ucap Cacic. 

Rakitic seperti diberitakan Four Four Two kemarin bertutur seandainya lebih senang menghadapi skuad Spanyol tanpa Andres Iniesta. Rakitic tahu benar, magis apa yang bisa dilakukan sepasang kaki rekannya di Barcelona tersenbut. “Saya tak seberapa kaget dengan pujian yang disanjungkan orang-orang kepada Andres (Iniesta). Karena memang dialah bintang sesungguhnya Barca (Barcelona,red.),” ucap pemain berusia 28 tahun itu. 

Iniesta yang sudah lengkap gelarnya di level klub juga timnas tak membutuhkan lagi puja-puji selangit. Sebab Iniesta memang selalu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di setiap laga. “Yang bisa kami lakukan adalah dengan melakukan perubahan-perubahan kecil melawan Spanyol. Namun kami harap hal tersebut bisa mengejutkan Spanyol,” tutur Rakitic lagi. (dra)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait