Kalbar Dukung Terwujudnya Transportasi Terpadu

Kalbar Dukung Terwujudnya Transportasi Terpadu

  Jumat, 12 February 2016 08:40
RAPAT : Wagub Drs. Christiandy Sanjaya, SE, MM bersama Gubernur se Indonesia menghadiri Rapat bersama Menhub guna terwujudnya sistem transportasi terpadu.HUMPROV KALBAR

Berita Terkait

PONTIANAK- Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya mendukung, program Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan untuk membangun infrastruktur perhubungan laut, darat dan udara terpadu guna mempercepat arus transformasi barang dan manusia di wilayah Kalimantan khususnya Kalimantan Barat.

“Kami pemerintah Provinsi Kalbar mendukung penuh program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membangun sarana dan prasarana perhubungan di Kalbar. Sehingga terwujudnya sistem transportasi terpadu,” terang Christiandy Sanjaya, di Jakarta, Kamis (11/2).Wagub Christiandy mengatakan hal tersebut setelah mengikuti rapat bersama Menhub Ignasius Jonan dengan sejumlah Gubernur di Kemenhub. Pertemuan dimaksud untuk menyamakan persepsi mengenai Program Pembangunan Transportasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi serta menyusun Program Kerja dan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2017.

”Dengan adanya komunikasi, koordinasi, dan masukan dari seluruh Gubernur tersebut, Menhub berharap pembangunan sistem pelayanan transportasi di seluruh provinsi di Indonesia mendapatkan hasil yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan wilayah setempat,” jelas Wagub. Lebih lanjut Christiandy mengatakan Pemprov. Kalbar mengusulkan tambahan alokasi anggaran khususnya untuk program sektor transportasi rel kereta api. “Tahun anggaran 2016 Kalbar mendapat alokasi anggaran antara lain adalah penyusunan masterplan dan DED Terminal Barang Internasional Entikong, pengerukan alur pelayaran/kolam Pelabuhan Pontianak, DED pembangunan jalur KA lintas Pontianak – batas negara. Sedangkan untuk tahun 2017 kami usulkan penambahan jalur rel kereta api yang menghubungkan Kota Pontianak – Kab. Landak – Kab. Sanggau – Kab. Sekadau,” terang Christiandy.

 Menhub Ignasius Jonan dalam pemaparannya mengatakan guna mendukung Nawa Cita yang ditetapkan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada sektor transportasi, Kemenhub memiliki 4 fokus kerja yaitu peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan kapasitas, dan tata kelola dan regulasi.
”Untuk mendukung Nawa Cita di bidang transportasi maka Kemenhub mengimplementasikan 4 fokus kerja. Dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 48,46 triliun yang dibagi untuk peningkatan keselamatan dan keamanan transportasi (Rp 12,501 triliun), peningkatan kualitas pelayanan (Rp 5,501 triliun), peningkatan kapasitas (Rp 22,443 triliun), dan tata kelola dan regulasi/dukungan manajemen (Rp 8,020 triliun),” terang Jonan.(Joehumas)

Berita Terkait