Kaki Siswa Patah di Depan Kantor Bupati

Kaki Siswa Patah di Depan Kantor Bupati

  Minggu, 31 July 2016 10:59
EVAKUASI: Anggota Sat Lantas Polres Mempawah sedang mengevakuasi sebuah sepeda motor dari dalam parit. Wahyu Ismir/pontianak post

Berita Terkait

MEMPAWAH- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Opu Daeng Menambon di kilometer 65, 900 Pontianak-Singkawang (depan Kantor Bupati Mempawah), Jumat (29/7) siang. Kecelakaan itu  melibatkan sebuah sepeda motor dan pejalan kaki. Seorang korban siswa SDN 5 Mempawah mengalami patah kaki.

Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono, S.Ik melalui Kasat Lantas, AKP Tri Budiyanto membenarkan telah terjadinya kecelakaan lalu lintas itu. Kasat menyebut korban bernama Fahraz Alsyah Maulana, 8 beralamat di BTN Griya Permata Intan, Mempawah. Sementara sepeda motor yang menabrak korban ditunggangi M. Azmi Abdullah, 19 warga Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Peristiwa itu bermula ketika korban Fahraz hendak pulang kerumah usai bersekolah. Fahraz berniat menyeberangi jalan raya untuk menuju ke rumahnya. Sementara itu, sebuah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi KB 3049 BR yang ditunggangi Azmi meluncur dari Pontianak menuju Mempawah. 

Sesampainya di Jalan Raya Opu Daeng Menambon tepatnya depan Kantor Bupati Mempawah, korban tiba-tiba menyeberangi jalan tanpa memperhatikan kendaraan yang melintas. Lantaran jarak antara korban dan sepeda motor terlalu dekat hingga kecelakaan itu pun tak dapat dihindari lagi.

Baik korban maupun pengendara sepeda motor terjungkal di aspal. Namun, pengendara motor hanya mengalami luka ringan dalam insiden itu. Sementara korban Fahraz mengalami patah kaki kanan, luka P3K di kening. Fahraz pun dilarikan ke RSUD Dr Rubini Mempawah sebelum akhirnya di rujuk ke Pontianak. 

“Ketika menyeberangi jalan, korban ini tidak teliti memperhatikan kendaraan yang sedang melintas. Nah, pada saat menyeberang itulah melintas sepeda motor dan menabrak tubuh korban,” terang Kasat Lantas.

Kasat pun menghimbau kepada para pejalan kaki agar berhati-hati ketika menyeberangi jalan raya. Pastikan situasi lalu lintas dari dua arah aman sebelum menyeberangi jalan. Terutama bagi pejalan kaki anak-anak maupun pelajar, agar tidak terburu-buru menyeberang jalan.

“Kami minta agar para orang tua maupun guru selalu mengingatkan anak-anaknya agar meningkatkan kehati-hatian ketika hendaknya menyeberangi jalan. Bila perlu, orang tua bisa menjemput anak-anaknya di sekolah agar memastikan anak tiba dirumah dengan selamat,” sarannya mengakhiri.(wah)

 

Berita Terkait