Kafilah Kapuas Hulu ke Pontianak

Kafilah Kapuas Hulu ke Pontianak

  Kamis, 19 May 2016 10:06
PENGARAHAN: Kontingen LPTQ Kabupaten Kapuas Hulu saat mendengarkan pengarahan dari Wakil Bupati dan Sekda Kapuas Hulu di Aula Sekda Kapuas Hulu, sebelum berangkat ke Kota Pontianak. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Kontingen Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kapuas Hulu yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXVI Tingkat Provinsi Kalbar tahun  2016 di Kubu Raya, Rabu (18/5) berangkat dari Putussibau menuju Kota Pontianak. Kontingen dengan 108  peserta ini dilepas Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero di Pemda Kapuas Hulu.

Selain Wabup, pelepasan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Hulu Muhammad Sukri, sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu, serta sejumlah tokoh agama yang memberikan dukungan. Kontingen ini akan berlaga sepanjang 23 – 28 Mei mendatang membawa nama Kapuas Hulu. 

Hasan M, ketua LPTQ Kabupaten Kapuas Hulu menegaskan persiapan kafilah Kapuas Hulu sudah matang. Mereka dipastikan dia, siap menghadapi MTQ di Kuburaya dengan target minimal masuk empat besar. "Kami bertekad akan memperbaiki peringkat yang kami dapatkan pada MTQ sebelumnya," tuturnya. 

Dia berharap, dengan adanya dukungan motivasi dari berbagai pihak dalam pelaksanaan MTQ, bisa menjadi motivasi LPTQ. Hasan yang didampingi manejer tim, Sarbani, optimis kafilah dari Bumi Uncak Kapuas kali ini mampu bersaing dalam berbagai jenis cabang perlombaan yang diselenggarakan tersebut. Rasa optimis sosok yang juga Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu ini sangat beralasan. Pasalnya, di laga sebelumnya di Bengkayang, mereka berhasil masuk peringkat VI besar. “Dan di Kubu Raya bertekad paling tidak masuk IV besar,” tandasnya.

Dijelaskannya, ada 30 cabang perlombaan yang diikuti kafilah-kafilah Kapuas Hulu. Sementara untuk perlombaan yang tidak diikuti hanya cabang tuna netra 30 juz putra-putri, 20 juz. Hasan menambahkan, kontingen Kapuas Hulu berikut pelatih lebih awak berangkat ke Pontianak, dengan untuk menjaga fisik qari-qariah. Selain itu, dipastikan dia juga pemberangkatan tersebut untuk mengintensifkan latihan setelah di Pontianak.

Wabup Antonius L Ain Pamero mengungkapkan jika MTQ  merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di tingkat nasional, Provinsi, dan Kabupaten, bahkan hingga ke kecamatan. Untuk itu dia sangat yakin dengan kesiapan yang ada, di mana kontingen Kapuas Hulu mampu bersaing dengan kontingen lain. “Ini bukanlah membela agama atau suku, tetapi membela Kebupaten Kapuas Hulu ini,” gugah dia.

Dia sangat berharap para kafilah  dapat menjaga kesehatan. Pertandingan ini, menurutnya, mengandalkan suara, sehingga memerlukan kesehatan yang penuh. "Saya minta petugas kesehatan stanby mengawasi kesehatan semua kafilah dan pelatih," pintanya. 

Selain itu Wabup mengingatkan agar Tim Kapuas Hulu selalu ingat dengan jadwal pertandingannya, agar mereka tidak telat bertanding. Tempat penginapan para kafilah sendiri jauh dari tempat kegiatan, yakni kediaman pribadi Bupati AM Nasir dan Mes/Kantor Penghubung Kapuas Hulu di Kota Pontianak. Akibatnya, mereka harus menempuh perjalanan cukup jauh mencapai pusat kegiatan MTQ. "Kontingen Kapuas Hulu ini menginap di dua tempat yang disediakan Pemkab Kapuas Hulu," terang Anton, sapaan karibnya.(aan)

Berita Terkait