K-Mag Sehat, Peluang Rio Tertutup

K-Mag Sehat, Peluang Rio Tertutup

  Selasa, 30 Agustus 2016 09:30
Kevin Magnussen

Berita Terkait

STAVELOT--Kecelakaan yang menimpa pembalap Renault Kevin Magnussen di GP Belgia masih menyisakan banyak pertanyaan. FIA sedang menginvestigasi kerusakan pada kokpit mobil pembalap Denmark itu hingga pelindung kepalanya (headrest) terlepas dan terlempar keluar. Selain itu tanda tanya juga masih menyelimuti keikutsertaannya di GP Italia di Monza akhir pekan ini.

Sejumlah rekaman video saat kecelakaan memperlihatkan headrest yang seharusnya melindungi kepala Magnussen dari benturan keras, justru copot ketika mobil RS 16 menabrak tembok sirkuit. Diperkirakan benturan itu mencapai 42 G hingga menghancur leburkan jet darat berwarna kuning tersebut.

Sebagai prosedur umum setelah terjadi kecelakaan hebat, FIA memeriksa helm dan headrest untuk penyelidikan lebih jauh. Meski pembalap 23 tahun itu dilaporkan hanya mengalami luka ringan di engkel kaki kirinya FIA tetap mempelajari penyebab kecelakaan tersebut. Sekali lagi insiden tersebut membuktikan bahwa konstruksi mobil F1 sangat aman.

Menurut regulasi teknis F1, headrest tertambat pada dua tiang horizontal di belakang kepala pembalap dan dua kenob untuk melepaskannya. Headrest bisa dilepaskan dengan mudah tanpa bantuan alat. Meski demikian headrest tetap tidak mudah dilepaskan tanpa sengaja.

Magnussen sudah menjalani pemeriksaan total usai kecelakaan. Kemarin (29/8) pembalap 23 tahun tersebut sudah menyatakan kondisinya baik. Hanya ada bengkak di engkel kakinya. ''Terima kasih atas semua pesan yang dikirimkan. (Saat ini) aku sedang dalam perjalanan pulang dengan bengkak di kakiku. Tapi siap untuk kembali ke Monza,'' tulis pembalap yang biasa dipanggil K-Mag itu melalui akun Twitter-nya.  

Meski menyatakan kondisinya baik-baik saja, Magnussen tetap harus melewati tes kesehatan yang bakal dilakukan FIA Rabu-Kamis jelang sesi latihan bebas hari pertama GP Italia akhir pekan nanti. Tim dokter akan menentukan apakah dia boleh turun membalap atau tidak.

Sempat muncul spekulasi bahwa cedera Magnussen akan membuka peluang bagi pembalap Indonesia Rio Haryanto kembali membalap di ajang F1. Itu karena Esteban Ocon, pengganti Rio di Manor-Mercedes masih berstatus pembalap cadangan Renault sampai saat ini. Jika Renault membutuhkan pengganti untuk Magnussen tentu yang paling layak adalah Ocon.

Nah, jika Ocon harus membalap untuk Renault otomatis kursi balap Manor akan kosong. Rio sebagai pembalap cadangan Manor-Mercedes bisa menggantikannya. Dari beberapa pilihan pembalap hanya Rio yang pas dan punya pengalaman mengendarai MRT05 milik Manor. Namun, meski semua spekulasi belum menemui kata akhir, jurnalis senior Fornula 1 Adam Cooper melalui akun Twitter-nya memastikan bahwa peluang Rio untuk comeback tertutup. Itu setelah dia mewawancarai Bos Mercedes Toto Wolff yang menyatakan tidak akan mengijinkan Ocon kembali ke Renault di sisa musim 2016.

Ocon adalah pembalap binaan akademi Mercedes. Masuknya pembalap 19 tahun ke Manor menggantikan Rio juga tak lepas dari peran besar Wolff dan Mercedes. Karena itu kendali atas karir pembalap Prancis tersebut di sisa musim ini ada di tangan Mercedes. ''Tapi Toto mengatakan bahwa Ocon adalah pembalap Manor untuk sisa musim 2016 dan tidak bisa di recall (dipanggil kembali) jika Renault menginginkannya,'' tulis Cooper. (cak)

Berita Terkait