Juara WBO Asia Pasifik itu Pulang Kampung

Juara WBO Asia Pasifik itu Pulang Kampung

  Kamis, 11 February 2016 11:09
DISAMBUT WABUP: Daud ‘Cino’ Yordan saat pulang ke kampung halaman disambut oleh Wakil Bupati Kayong Utara Idrus dengan penuh suasana haru. Prosesi penyambutannya berlangsung di salah satu rumah makan di Kota Sukadana. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Daud ‘Cino’ Yordan, petinju kebangaan Indonesia asal Kayong Utara, beserta rombongan, kembali ke kampung halaman di Sukadana, kemarin (10/2). Petinju yang baru saja menaklukkan Yoshita Kato asal Jepang di Balai Sarbini Jakarta, Jumat (5/2) lalu, datang dengan pengawalan ketat dan disambut wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara, Idrus. 

Penyambutan ini sendiri memang telah dipersiapkan sedemikian rupa. Tampak dalam penyambutan tersebut, Wabup didampingi Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga; serta Ketua Komite Olahraga Nasional Kabupaten Kayong Utara. Daud sendiri datang dengan didampingi anak serta istrinya Setelah tiba di lokasi penyambutan di salah satu rumah makan di Jalan Tanjungpura Sukadana, Daud sedikit menceritakan berbagai strategi maupun tingkat kesulitan yang dihadapinya dalam laga terakhirnya. Secara gamblang dia menggambarkan saat bertanding melawan petinju Jepang, Yoshitaka Kato, hingga akhirnya meraih kemenangan pada pertandingan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak yang sebesar-besarnya, kepada Pemerintah Kayong Utara, yang telah menyambut kedatangan saya dan ini sangat luar biasa. Adapun pada pertandingan saya dengan melawan petinju Jepang beberapa hari kemarin, untuk mempertahankan gelar juara WBO Asia Pasifik. Dan hasilnya telah mengantarkan saya pada bulan depan resmi masuk dalam peringkat satu dunia,” terang Daud di sela-sela penyambutan kedatangannnya di Sukadana.

Untuk itu, jika dirinya pada bulan depan resmi telah masuk dalam peringkat satu dunia, Daud berharap dukungan dari semua pihak. Pasalnya, peringkat tersebut menjadikan dia harus menantang Terry Flanagan, pemegang sabuk juara dunia WBO dari Inggris. Kemenangan terhadap Flanagan akan menghantarkan dia sebagai juara dunia di kelas yang sama. “Saya berharap kepada para pendukung dapat memberikan doa kepada saya, agar Kayong Utara, Kalbar ini dapat semakin jaya dan terus berkembang, dan mampu bersaing dengan negara lain,” harapnya.

Daud mengungkapkan jika kemenagan ini tentunya dipersembahkan untuk Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kayong Utara. Untuk itu dirinya berharap, kepada Pemda agar dapat terus mendukung dan dapat memberikan fasilitas untuk pembibitan petinju asal kabupaten ini hingga menjadi juara. “Menurut saya, di Kayong Utara sangat banyak bibit yang baik untuk penerus sebagai petinju. Untuk itu saya berharap selalu adanya dukungan oleh pemerintah. Selain itu, saya sendiri juga telah mendirikan sasana tinju, untuk berlatih yang juga digunakan oleh anak-anak remaja kita, yang memang memiliki prestasi pada bidang tinju,” terang peraih medali perak tinju amatir PON XVI Palembang tersebut.

Sementara itu, Wabup Idrus dalam sambutannya mengungkapkan berbagai hal. Dia yang juga menonton langsung pertandingan di Balai Sarbini Jakarta tersebut menggambarkan bagaimana sebagai warga Kayong Utara, sempat merasa emosi saat Daud mengalami luka di bagian pelipis. Namun Idrus saat itu yakin jika petinju asal Negeri Bertuah ini mampu memenangkan pertandingan melawan petinju Jepang.

“Saya mewakili pemerintah, tentunya mengucapkan terima kasih dan bangga terhadap Daud. Karena Daud sendiri merupakan warga Kayong Utara, yang telah berhasil menjadi petinju dunia asal Indonesia. Apalagi petinju dunia tersebut asal Kayong Utara. Inilah tentunya menjadi kebanggaan kita bersama, terlebih bagi Kalimantan Barat,” ucapnya. Terkait hal ini, Idrus menyampikan agar ke depannya, Pemda akan tetap terus mendukung petinju kebanggan Indonesia ini. Nantinya mereka akan memfasilitasi berbagai penujung dalam berlatih. “Kita dari Pemerintah Daerah tentunya akan tetap terus mendukung, agar petinju asal Kayong Utara dapat terus berprestasi dan dapat menumbuhkan bibit-bibit baru,” tutupnya. (dan)

 

Berita Terkait