Jual Tanah Sesuai NJOP

Jual Tanah Sesuai NJOP

  Sabtu, 20 February 2016 11:04
Gambar dari JawaPos

Berita Terkait

KUBU RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kubu Raya, Suharso mengimbau masyarakat Kubu Raya proaktif membantu pemerintah dalam memprecepat pembangunan di kabupaten  itu. “Hal kecil yang bisa dilakukan masyarakat seperti bisa lebih logis dalam menentukan harga jual tanah. Apalagi ada sebagian tanah yang dimiliki masyarakat akan dibeli Pemkab untuk kepentingan pengembangan pembangunan di Kubu Raya,” kata Suharso.

Imbauan bagi masyarakat itu, dia serukan lantaran melihat hingga sekarang masih banyak masyarakat yang menjual lahannya dengan harga tinggi apalagi tanah tersebut akan dibeli pemerintah daerah setempat.Jika Pemerintah Kabupaten Kubu Raya membeli tanah dengan harga yang ditentukan masyarakat dan melebihi nilai NJOP, maka kata Suharso akan berpotensi menjadi temuan dari BPK dan hal tersebut tentu bisa mengarah kepada tindak pidana korupsi.
Dia menceritakan hingga saat ini sudah banyak kejadian, saat pemkab akan membeli lahan masyarakat, namun tidak jadi dibeli karena harga jual yang ditentukan masyarakat tidak sesuai dengan nilai NJOP. Hal itu mengakibatkan anggaran yang semulanya sudah ditetapkan untuk pembelian aset tanah guna pembangunan suatu gedung, harus dikembalikan ke kas negara, karena tidak sesuai dengan NJOP.

“Belajar dari pengalaman sebelumnya sudah ada beberapa kali Pemkab akan melakukan  transaksi jual beli tanah, namun batal lantaran harga jual yang ditawarkan masyarakat cukup mahal dan banyak lahan yang juga bermasalah. Bayangkan saja, untuk tanah di daerah pinggiran sungai saja, saat PDAM Kubu Raya akan membeli lahan untuk pembangunan boster baru, harga tanah bisa dijual masyarakat sampai Rp800 ribu permeter,” paparnya.
Sementara, lanjutnya, PDAM membutuhkan tanah sekitar satu hektar. Karena harga jual yang tidak susai tersebut, rencana pembangunan boster itu pun terkendala masalah lahan.Demikian dengan rencana pembangunan kantor DPRD, Polres, Rumah Sakit, Stadion Olahraga dan perkantoran lainnya, juga terkendala karena permasalahan lahan.“Jadi kami imbau, kerjasama yang baik dari masyarakat untuk bisa membantu ketersediaan lahan guna pembangunan berbagai kantor pemerintahan, demi kemajuan Kubu Raya. Apalagi kalau untuk kepentingan umum, jadi biar tanah yang dijual itu juga bisa mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat banyak,” pungkasnya. (ash)

Berita Terkait