Jual Program, SKPD Mesti Kreatif

Jual Program, SKPD Mesti Kreatif

  Kamis, 30 June 2016 09:48
MUSRENBANG: Kegiatan Musrenbang di Aula Setda Kapuas Hulu, kemarin. Dalam arahannya, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir meminta agar SKPD mampu lebih kreatif. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Dengan APBD yang sangat terbatas, sementara banyak pembangunan yang mesti dicapai, merupakan persoalan besar bagi daerah. Untuk itu, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar tidak berpangku tangan dan mengandalkan APBD. Bupati meminta mereka agar kreatif merancang program, sesuai dengan potensi yang ada untuk disodorkan ke Pemerintah Pusat.

Maju mundurnya pembangunan di Bumi Uncak Kapuas, menurut dia, tidak semata-mata menjadi tanggung jawab Bupati dan Wakil Bupati sebagai kepala daerah, akan tetapi pranaktif seluruh stakeholder. Terutama, ditegaskan dia, jajaran SKPD yang ada dilingkungan Pemkab Kapuas Hulu. Masing-masing SKPD, diminta Bupati untuk mampu merancang program sesuai visi misi kepala daerah. “Tentu berdasarkan potensi yang ada di Bumi Uncak Kapuas ini,” kata dia.

Bupati menyarankan agar jangan hanya menunggu dan mengandalkan APBD, karena dana APBD masih sangat terbatas. Setiap SKPD, menurut dia, harus bisa membuat program yang bisa menarik dana pusat di setiap kementerian. Tentu saja, dia menambahkan, program tersebut sesuai tugas dan fungsi masing-masing SKPD-nya. “SKPD ini yang menetukan program, mereka yang membawa pembangunan ini ke mana arahnya? Oleh karena itu, saya minta utamakan urusan wajib,” tegas Nasir.

Nasir mengungkapkan jika membangun Kapuas Hulu membutuhkan dana sangat besar, karena wilayahnya sangat luas. Dengan kondisi tersebut, menurut dia, harus ada tambahan-tambahan dana dari Pemerintah Pusat, agar program yang telah direncanakan bisa terlaksana. Dia meminta, semua SKPD di kabupaten yang dipimpinnya ini, membuat program-program yang bagus, untuk diusulkan ke Pemerintah Pusat. “SKPD harus mampu melobi program ke sana,”pintanya.

Nasir berharap, masa periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Antonius L Ain Pamero, pembangunan Kapuas Hulu menjadi lebih meningkat. “Kalau dulu kepala daerahnya yang lobi langsung ke Pemerintah Pusat, kali ini saya harap SKPD bisa upayakannya sendiri,” pinta Bupati.

Dia menegaskan, pembangunan Kapuas Hulu ke depan harus terfokus, sehingga hasilnya akan kelihatan. Menurutnya, tidak perlu banyak program dengan anggaran yang sedikit ini. Pasalnya, dia khawatir, ada hasilnya, tapi tidak terlalu signifikan dengan kebutuhan pembangunan.

“Para kepala daerah sudah mendapatkan arahan Presiden Joko Widodo. Beliau minta pembangunan daerah terfokus. Walau hanya beberapa program pembangunan, tetapi hasilnya bisa nampak sesuai dengan kebutuhan daerah,” papar Nasir.

Dikatakannya, salah satu yang direncanakan Pemkab Kapuas Hulu adalah merealisasikan pembangkit listrik di Desa Nanga Raun, Kecamatan Kalis. Rencana ini, menurut dia, perlu direalisasikan, karena daerah Kapuas Hulu sangat  membutuhkan daya listrik yang cukup besar.

“Kalau PLTA di Kalis dapat terealisasi, masalah listrik di Kapuas Hulu bisa teratasi, tinggal kita pikir pembangunan sektor lainnya,” tutur politisi PPP ini.(aan)

Berita Terkait