Jual Beras Rp7.900 Perkilogram

Jual Beras Rp7.900 Perkilogram

  Sabtu, 18 June 2016 10:15
PENYERAHAN SIMBOLIS: Kepala Bulog Putussibau Halfid Handi Agus saat menyerahkan paket beras murah kepada masyarakat Putussibau secara simbolis. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Untuk meringankan beban masyarakat di bulan puasa ini, Badan Urusan Logistik (Bulog) Putussibau melakukan operasi pasar (OP) dengan menjual beras Rp7.900 perkilogram. Kegiatan digelar di halaman Masjid Darussalam Kedamin, Jumat (17/6). Kegiatan OP tersebut disambut antusias warga setempat, apalagi sejak masuk bulan puasa harga beras terus mengalami kenaikan.

Nita, warga Kedamin Hilir mengaku senang dengan adanya operasi pasar beras murah ini. Dia benar-benar merasa terbantu. Apalagi harga yang ditawarkan Bulog, diakui dia, sangat terjangkau dan jauh lebih murah dari harga beras dipasar tradisional Putussibau. “Dengan adanya operasi pasar ini, kami merasa terbantu karena harga beras dipasar tradisional Putussibau saat ini sudah naik sejak pertama ramadhan,” ungkapnya.

Dikatakannya, jika dibandingkan dengan harga beras di pasaran jauh lebih murah. Selisihnya, menurut dia, bisa mencapai Rp3 ribu – Rp4 ribu perkilogram. Ia berharap operasi pasar ini dapat dilaksanakan selama bulan puasa ditempat mereka, apalagi menjelang lebaran. Namun ia berharap pemerintah jangan hanya menggelar OP beras saja, melainkan kebutuhan pokok lainnya yang juga sudah mahal. Minimal, diungkapkan dia, sembako untuk lebaran nanti.

Hal serupa diungkapkan, Abang Jumadi, warga Putussibau Kota. Dia mengaku senang bisa membeli beras murah dengan harga Rp7.900 perkilogram, lantaran harga beras dipasar sudah tinggi. Ia berharap OP jangan sampai putus, mengingat keperluan masyarakat saat ini begitu tinggi menjelang lebaran. Tak hanya itu, diharapkan dia agar setiap tahun jelang lebaran atau hari perayaan umat lain juga diadakan OP.

"Sudah kewajiban pemerintah membantu rakyatnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Putussibau, Halfid Handi Agus, menjelaskan bahwa OP di masjid ini merupakan hari pertama. Pihaknya berjanji akan terus menggelar kegiatan serupa hingga mendekati Lebaran. "Kami siapkan berasnya 1 ton untuk OP kali ini, mudah-mudahan cukup," katanya. OP beras kali ini kami menjualnya dengan harga Rp7.900 perkilogram.

Setiap masyarakat yang ingin membeli kebutuhan, menurut dia, sudah dikemas dalam kantong plastik 5 – 10 kilogram. "Jika daya beli masyarakat disini tinggi, bukan tidak menutup kemungkinan kami tambah berasnnya," ucapnya.

Tujuan OP untuk menstabilkan harga beras di pasaran yang mulai naik. Selain itu, untuk membantu masyarakat agar mereka lebih mudah mendapatkan beras murah namun kualitasnya lebih baik.(aan)

Berita Terkait