Jojo Laris Manis di Kunshan

Jojo Laris Manis di Kunshan

  Kamis, 19 May 2016 09:30
Jonatan Christie

Berita Terkait

STATUSNYA memang baru debutan di Piala Thomas 2016. Namun, Jonatan Christie bukan berarti tidak punya penggemar. Sejak hari pertama tampil untuk tim Indonesia, Jojo –panggilannya– sudah dielu-elukan banyak penggemar. Terutama kaum hawa.

Saat turun dalam laga melawan Thailand sebagai tunggal kedua pada Selasa (17/5), di salah satu sudut tribun penonton, tiga perempuan muda dari Tiongkok terus memberikan semangat saat Jojo bertanding.

Mereka tidak lelah berteriak menyebut namanya sepanjang pertandingan. ’’Nggak nyangka juga ada penggemar selain dari Indonesia,’’ ucap pemain 19 tahun itu.

Bahkan, yang menggandrungi pemain kelahiran Jakarta tersebut bukan hanya penonton. Volunter kejuaraan Thomas & Uber 2016 yang rata-rata merupakan para mahasiswi pun demikian. Tidak sedikit di antara mereka yang mencuri-curi gambar Jonatan ketika diwawancarai awak media di mix zone dengan handphone.

Beberapa di antara mereka memang malu-malu. Namun, ada juga yang langsung menyodorkan kertas untuk tanda tangan. Ada juga yang tiba-tiba mendekatkan badan untuk minta selfie. 

Sementara itu tim Uber Indonesia di perempat final hari ini diwarnai rasa waswas. Sebab, dua penggawa tunggal putri, Fitriani dan Hanna Ramadhini, baru saja pulih dari cedera engkel. Keduanya mendapat cedera tersebut saat turun di pertandingan kedua melawan Hongkong (16/5).

Cedera itu membuat Fitriani tidak bisa diturunkan saat laga terakhir kontra Thailand Selasa (17/5). Sementara itu, Hanna akhirnya dipaksa turun sebagai tunggal kedua. Namun, hasilnya tidak maksimal. Dia kalah telak 8-21, 11-21 melawan Busanan Ongbumrungpan. 

Dengan demikian, hanya dua pemain tunggal Indonesia yang steril dari cedera. Mereka adalah Maria Febe Kusumastuti dan Gregoria Mariska. Alhasil, libur sehari kemarin dimanfaatkan dengan maksimal oleh Hanna dan Fitriani untuk memulihkan kondisi. 

Pelatih tunggal putri Indonesia Bambang Supriyanto memberikan kabar yang cukup melegakan. Dia mengungkapkan, seluruh anak asuhnya saat ini sudah siap tempur di babak knockout. Itu termasuk Hanna dan Fitriani. ’’Kondisi sudah bagus semua. Sudah siap tarung,’’ ucap Bambang. 

Meski demikian, rasa khawatir karena baru pulih dari cedera tentu masih ada. Apalagi, hari ini merupakan awal dari babak knockout. Istilahnya, perang baru dimulai.

Sementara itu, pelatih ganda putri Eng Hian menyatakan tetap akan mendorong anak asuhnya untuk mengeluarkan penampilan terbaik. Tidak ada rencana menurunkan performa meski tim Uber sudah mencapai target PP PBSI, yakni menembus delapan besar.

Apalagi, mayoritas pemain ganda saat ini dihuni para pemain muda. Eng Hian menyatakan ingin menjadikan pengalaman tampil di panggung besar seperti Piala Uber sebagai pembelajaran berharga di masa yang akan datang.

’’Saya tetap akan pressure mereka. Apa pun hasilnya untuk tim, saya ingin sektor ganda tetap memberikan hasil maksimal, yakni dua poin,’’ kata pelatih 39 tahun tersebut. (irr/c23/ c15/nur)

Berita Terkait