Jenis Penabur

Jenis Penabur

  Rabu, 22 June 2016 09:58
SENPI: Prajurit TNI dan warga menunjukan senjata api rakitan jenis penabur yang diserahkan kepada TNI AD. FOTO PENDAM

Berita Terkait

KEPALA Penerangan Kodam XII Tanjungpura,  Kolonel Inf Tri Rana Subekti, S.Sos menyatakan belum lama ini sejumlah prajurit yang bertugas di perbatasan Indonesia-Malaysia menerima penyerahan dua senjata api jenis penabur dari warga setempat.

 
Dia menceritakan, penyerahan senjata api tersebut berawal dari saling sapa antara prajurit dan warga setempat sehingga melakukan silaturrahmi dan pertukaran nomor Hand Phone (HP), prajurit yang melaksanakan tugas di perbatasan Indonesia-Malaysia intens lakukan komunikasi dengan warga binaannya membuahkan hasil penyerahan dua senjata api jenis penabur.

“Penyerahan senjata api tersebut bukanlah langsung semata-mata diserahkan kepada prajurit TNI AD yang sedang melaksanakan tugas di perbatasan RI-Malaysia, ini hasil kerja keras yang dilakukan oleh seluruh prajurit, dari melakukan anjangsana atau silahturahmi, menjalin komunikasi secara intens dengan warga perbatasan, hingga menjadi bagian dari solusi di lingkungan di mana para prajurit tersebut bertugas,” kata Tri Rana Subekti usai melakukan peringatan Nuzulul Quran, Selasa (21/6) di Kantor Pendam XII Tanjungpura.

Penyerahan senpi yang dilakukan warga setempat itu kata dia berawal pada Senin (14/6) sore hari Praka Sano Priadi anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 144/Jaya Yudha melakukan anjangsana ke Rumah Mateus (35) warga Dusun Pemudis, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau.

Saat anjangsana tersebut Praka Sano mengimbau kepada Mateus dan keluarganya, dan siapa saja apabila masih ada warga yang masih menyimpan Senpi, munisi atau bahan peledak, sebaiknya diserahkan ke Poskout Satgas Pamtas Yonif 144/JY.

Kemudian, Selasa 15 Juni 2016, Mateus menghubungi Sano via Hand Phone meminta Sano untuk hadir karena ada undangan ke Rumah Antonius di Dusun. Pemudis, Desa Thang Raya dan dilakukan pertemuan di kediaman Antonius bersama Mateus.

Saat itu, Antonius menyampaikan masih memiliki dan menyimpan dua Senpi rakitan jenis lantak tetapi saat itu belum bersedia menyerahkan senjatanya karena akan meminta izin terlebih dahulu kepada keluarganya apabila sudah diizinkan keluarga maka Senpi rakitan tersebut akan diserahkan ke Poskout Yonif 144/JY dan akan menghubungi Sano,” tutur Kapen.

Pada Senin 20 Juni 2016 Antonius menghubungi  Praka Sano Priadi lewat HP memberitahukan dia akan menyerahkan 2 pucuk Senpi rakitan yang dimilikinya. Selanjutnya Sano melaporkan rencana penyerahan Senpi kepada Wadansatgas Pamtas Yonif 144/JY Mayor Inf  Kunto Wibisono, akhirnya Praka Sano Priadi anggota Poskout Satgas menerima penyerahan dua Senpi rakitan jenis penabur. “Untuk barang bukti sementara diamankan di Poskout Satgas Pamtas Yonif 144/JY,” tukasnya. (ash)

Berita Terkait