Jembatan Kemuang Butuh Perhatian

Jembatan Kemuang Butuh Perhatian

  Senin, 1 February 2016 08:53
JEMBATAN: Jembatan Kemuang yang belum selesai dibangun. Sementara, warga gunakan jembatan darurat untuk transportasi. FOTO IST

Berita Terkait

SEKADAU-Sudah delapan tahun berjalan, Jembatan Kemuang, Desa Sungai Ringin, Kabupaten Sekadau belum selesai dikerjakan. Warga setempat terpaksa menggunakan jembatan darurat untuk transportasi. Warga kini berharap ada jembatan baru yang kuat dan kokoh untuk mendukung aktivitas mereka.

Saat ini, masyarakat terpaksa menggunakan jembatan darurat yang dibangun disebelah Jembatan Kemuang. Jembatan darurat itu dibangun secara swadaya oleh Muspika Kecamatan Sekadau Hilir dan masyarakat Desa Sungai Ringin tahun 2015 lalu. “Sudah ada korban yang jatuh dari jembatan ini. Sekarang diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat. tetapi masyarakat tetap mendambakan jembatan yang baru,” ujar Kepala Dusun Kapuas, Rafai pada Minggu (31/1).

Mau tidak mau, jembatan darurat tersebut digunakan oleh masyarakat. Sebab jembatan penghubung masyarakat Batu Kumpang dan Entomas yang hendak menuju Kota Sekadau atau sebaliknya hanya dapat melalui jembatan tersebut.“Jembatan Kemuang belum jadi, ya sementara kami menggunakan jembatan darurat. Syukur-syukur sekarang sudah bagus karena sudah dibangun secara swadaya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Rafai, pembangunan jembatan tersebut telah dianggarkan pada tahun 2016. Namun, belum diketahui realisasinya. “Harapan masyarakat sederhana, jembatan ini segera selesai. Ini akses satu-satunya bagi masyarakat,” katanya.Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Kabupaten Sekadau, M Ramsyah menjelaskan jembatan tersebut dibangun sebelumnya dia menjabat sebagai kepala dinas dan akan dilakukan evaluasi kembali dengan mempertimbangkan masukan masyarakat setempat.“Kelanjutan pembangunan pasti mempertimbangkan anggaran. Kemungkinan tidak dapat diselesaikan dalam 1 tahun anggaran,” ujar dia saat dikonfirmasi. (sgg)

Berita Terkait